Berawal dari Game, Ikbar Haskara Wujudkan Kecintaannya pada Kucing dengan Membuka Neko-Kepo Cafe

Ikbar Haskara mengaku sangat mencintai kucing hingga membuat dirinya terus memainkan game koleksi kucing saat kuliah.

Tribunnewswiki/Akira Tandika
Neko-Kepo menjadi cafe kucing pertama yang ada di Jawa Timur dan telah memiliki tiga cabang yakni, Malang, Surabaya, dan Jember. 

TRIBUNNEWSWIKI, SurabayaIkbar Haskara Damarjati mengaku sangat mencintai kucing hingga membuat dirinya terus memainkan game koleksi kucing saat kuliah.

“Jadi dulu itu ada game koleksi kucing, setiap dapat poin, peliharan kita jadi nambah. Saya lama-lama bosan dan ingin menjadikan itu kenyataan,” buka Owner Neko-Kepo Cafe, Ikbar pada Tribunnewswiki.

Setelah melewati banyak hal, Ikbar kemudian membuka cafe kucing pertamanya di Malang pada awal 2019 lalu.

Wina Christina

Ikbar memilih memberi nama cafe miliknya dengan sebutan Neko-Kepo Cafe.

Neko diambil dari Bahasa Jepang yang berarti kucing, sementara Kepo adalah rasa keingintahuan yang biasa dimiliki oleh makhluk berbulu tersebut apabila ada benda ataupun orang baru.

Setelah membuka cafe di Malang, Ikbar kemudian juga membuka dua cabang lainnya di Surabaya dan Jember. Bahkan, cabang di Surabaya hanya terpaut enam bulan dari Neko-Kepo Cafe Malang.

Surabaya menjadi kota yang dipilih Ikbar untuk membuka Neko-Kepo Cafe lantaran, banyak sekali warga Kota Pahlawan yang datang ke Malang tiap minggunya.

“Hampir setiap pekan ketika saya ke Malang, pasti ada saja orang Surabaya yang ada di sana,” tuturnya.

Maka dari itu, selang enam bulan dari dibukanya Neko-Kepo Cafe di Malang, Ikbar mulai planning untuk membuka di Surabaya.

“Mulai cari lokasi, cari kucing, pegawai, dan lain-lain baru kemudian mantap buka,” ujarnya.

Ikbar merasa Surabaya memiliki potensi lebih bagus untuk cafe yang ia buka ini.

Sheila Andina

Konsep Neko-Kepo Cafe adalah menyasar orang-orang yang memang suka dengan hewan terutama kucing untuk bisa menjelajah kuliner sambil bermain kucing di Neko-Kepo Cafe.

Di Neko-Kepo Cafe, Ikbar mengaku tak semua jenis kucing akan ia biarkan bermain dengan pengunjung. Karena ada beberapa jenis yang memang susah untuk dijinakkan.

“Kami sempat memiliki jenis kucing spinx yang tidak memiliki bulu itu, tapi dia sangat susah beradaptasi dengan manusia, tak seperti kucing lain yang ada di sini.

Jika sudah begitu, biasanya kucing akan stress.

Kalau stress, tak jarang dia akan menyakiti kucing lain atau bahkan dirinya sendiri,” jelas Ikbar.

Di Neko-Kepo ada bebapa jenis kucing yang siap untuk diajak bermain oleh pengunjung seperti, persia, bengal, scottish Fold, dan masih banyak lagi.

(TRIBUNNEWSWIKI/Akira Tandika)

Ikuti kami di
KOMENTAR
147 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved