Neko-Kepo Cafe Surabaya

Neko-Kepo Cafe merupakan salah satu cafe di Surabaya yang menawarkan konsep terbaru yakni, nongkrong ditemani kucing-kucing peliharaan yang jinak.

Neko-Kepo Cafe Surabaya
Tribunnewswiki/Akira Tandika
Neko-Kepo menjadi cafe kucing pertama yang ada di Jawa Timur dan telah memiliki tiga cabang yakni, Malang, Surabaya, dan Jember. 

TRIBUNNEWSWIKI, SurabayaNeko-Kepo Cafe merupakan salah satu cafe di Surabaya yang menawarkan konsep terbaru yakni, nongkrong ditemani kucing-kucing peliharaan yang jinak.

Sebelum di Surabaya, Neko-Kepo Cafe telah buka terlebih dahulu di Kota Malang, dekat kawasan Universitas Brawijaya.

Ide membuka Neko-Kepo Cafe berawal saat pemiliknya, Ikbar Haskara Damarjati begitu menyukai hewan berbulu ini.

Bahkan, tak hanya memlihara kucing, saat kuliah Ikbar juga kerap memainkan game yang berkaitan dengan kucing.

Ikbar menjelaskan, pada game itu, setiap ia memenangkan sebuah misi, pria asli Malang itu akan mendapat poin yang nantinya bisa ditukar dengan kucing.

Wina Christina

Kimy, salah satu kucing jenis Persia yang dimiliki oleh Neko-Kepo Cafe Surabaya.
Kimy, salah satu kucing jenis Persia yang dimiliki oleh Neko-Kepo Cafe Surabaya. (Tribunnewswiki/Akira Tandika)

Daripada tidak menghasilkan apapun, Ikbar berpikiran untuk membuka sebuah cafe kucing pada 2019 lalu.

Ikbar memilih memberi nama cafe miliknya dengan sebutan Neko-Kepo Cafe. Neko diambil dari Bahasa Jepang yang berarti kucing, sementara Kepo adalah rasa keingintahuan yang biasa dimiliki oleh makhluk berbulu tersebut apabila ada benda ataupun orang baru.

Setelah membuka cafe di Malang, Ikbar kemudian juga membuka dua cabang lainnya di Surabaya dan Jember. Bahkan, cabang di Surabaya hanya terpaut enam bulan dari Neko-Kepo Cafe Malang.

Surabaya menjadi kota yang dipilih Ikbar untuk membuka Neko-Kepo Cafe lantaran, banyak sekali warga Kota Pahlawan yang datang ke Malang tiap minggunya.

Maka dari itu, selang enam bulan dari dibukanya Neko-Kepo Cafe di Malang, Ikbar mulai planning untuk membuka di Surabaya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved