Mawar Merah Masih Jadi Ikon Perayaan Valentine

Memasuki H-3 perayaan Valentine, Toko Bunga Inka Jaya di Jalan Kayoon telah terima pesanan hingga ribuan potong mawar.

Mawar Merah Masih Jadi Ikon Perayaan Valentine
SURYA.co.id/Sugiharto
Seorang pedagang bunga membersihkan kelopak bunga mawar yang didisplay di standnya yang ada di kawasan Jalan Kayoon Surabaya, Selasa (11/2/2020). Menjelang hari Valentine permintaan bunga mawar segar mengalami peningkatan. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Memasuki H-3 perayaan Valentine, Toko Bunga Inka Jaya di Jalan Kayoon telah terima pesanan hingga ribuan potong mawar.

Hal itu karena mawar masih menjadi ikon pada perayaan Valentine, sebagai wujud cinta dan kasih.

Asmaul Husna, pemilik Toko Bunga Inka Jaya mengaku, meski mawar memiliki berbagai macam warna, namun yang paling banyak dicari adalah bunga mawar merah.

"Meski saya juga jual bunga sintetis, namun eksistensi mawar merah tak pernah redup. Bahkan tiap tahunnya semakin bertambah banyak," terangnya.

Untuk satu bucket bunga mawar yang berisi 10 tangkai Asmaul Husna mematok harga sekitar Rp 150.000 hingga Rp 175.000.

"Kadang kalau ada pembeli yang budgetnya kurang dari itu, saya juga bisa sesaikan," ujarnya.

Seperti pada perayaan valentine sebelumnya, Asmaul Husna mengaku mengalami peningkatan dari segi pemasukan.

Apalagi, kini dia juga menjalankan bisnis penjuakan bunga ini secara online.

"Biasanya puncak pembelian bunga untuk hadiah valentine itu terjadi di tanggal 12 sampai 14 Februari. Karena orang-orang banyak mencari bunga asli, sehingga kalau cari jauh-jauh hari takut layu," ungkapnya.

Meski begitu, perempuan pemilik bisnis @inkajayaflorist ini mengaku memiliki tips agar bunga mawar bisa bertahan setidaknya hingga lima hari ke depan.

Valerie Utomo Kisahkan Tentang Penyertaan Tuhan Lewat Album Immanuel

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved