Omah Padma

Omah Padma awalnya dibangun oleh Wina Bojonegoro bersama Yoes Wibowo yang saat itu masih menjadi kekasihnya, sebagai rumah tinggal impian sejak kecil.

winabojonegoro.com
Omah Padma, rumah impian Wina Bojonegoro sejak kecil dan kini menjadi kenyataan. 

TRIBUNNEWSWIKI, SurabayaOmah Padma awalnya dibangun oleh Wina Bojonegoro bersama Yoes Wibowo yang saat itu masih menjadi kekasihnya, sebagai rumah tinggal yang telah ia impikan sejak masih kecil.

Tipikal rumah idaman Wina sejak kecil ialah yang memiliki halaman luas, banyak pohon, dan udara sejuk, sama seperti Omah Padma saat ini.

Berdiri di atas tanah kurang lebih 3.000 meter persegi, Omah Padma kini tak hanya difungsikan sebagai rumah tinggal, namun sarana edukasi dan seni.

Orientasi rumah bagi Wina telah memiliki banyak perbahan seiring bergulirnya waktu.

Tak hanya mementingkan wujud fisik dari rumah tersebut, tapi juga manfaatnya.

Wina ingin rumah tersebut dapat menjadi tempat edukasi, melahirkan sesuatu, dan menjadi mercusuar bagi orang lain untuk mencari arah.

Selain itu, Omah Padma juga menjadi saksi bisu jalinan kasih antara Wina Bojonegoro dan suaminya, Yoes Wibowo.

Sebelum menikah, Wina sempat meminta tolong pada Yoes, yang kala itu bekerja di sebagai desainer untuk membuatkan desain rumah.

Tak hanya membuat desain, saat itu Yoes memilih untuk menjadi mandor dalam proses pembangunan rumah tersebut.

Melihat pengorbanan yang dilakukan Yoes, Wina kemudian memutuskan untuk menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Hubungan terus berlanjut ke arah yang lebih serius ketika rumah tersebut telah jadi sesuai dengan yang diinginkan Wina.

Tak hanya bagi Wina, Omah Padma ternyata juga memiliki arti tersendiri bagi Yoes Wibowo. Baginya, Omah Padma adalah rumah bertumbuh. Di mana setiap tahun tak pernah berhenti berkembang.

Saat ini di Omah Padma sudah ada gazebo, studio, gallery, dan masih banyak lagi. Jika nanti Wina dan Yoes kembali mendapat rezeki, mereka akan menambah guest house untuk teman-teman yang berkunjung ke Omah Padma.

Omah Padma tak hanya dijadikan Wina dan Yoes sebagai tempat tinggal, namun juga tempat belajar bagi warga sekitar haus akan ilmu baru.

Wina dan Yoes bekerja sama membagikan ilmu yang mereka punya melalui workshop yang kerap digelar di Omah Padma.

Saat ini, Wina memang belum mengajar menulis di Omah Padma. Hanya Yoes yang kerap mengisi kelas melukis dan membaca untuk anak-anak di sekitar Omah Padma.

Hal itu lantaran Wina belum bisa membaca minat anak-anak di dunia menulis, maka sebagai langkah awal adalah dengan mengajarkan mereka membaca.

Saat ini Omah Padma hanya memiliki kelas Bahasa Inggris, melukis, senam pagi, dan masih banyak lagi.

Wina Bojonegoro

Berbagai kegiatan kerap dilakukan di Omah Padma, di antaranya adalah kelas Bahasa Inggris untuk anak, melukis, senam pagi, dan masih banyak lagi.
Berbagai kegiatan kerap dilakukan di Omah Padma, di antaranya adalah kelas Bahasa Inggris untuk anak, melukis, senam pagi, dan masih banyak lagi. (padmatour.com)

Semua hal itu dilakukan Wina karena ia berpendapat, memberi edukasi pada masyarakat tak harus tentang seni, apapun bisa asal bermanfaat.

Selain itu, ibu-ibu di sekitar Omah Padma juga diajarkan banyak kreativitas lain seperti membuat eco-print, menghias toples, bros, Batik Sibori, dan masih banyak lagi dengan mengajak serta para volunteer yang bersedia membagikan ilmunya.

Wina ingin Omah Padma tak hanya menjadi surga bagi ia dan suami, namun juga tempat untuk mencari ilmu bagi semua orang.

Ikuti kami di
KOMENTAR
168 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved