Ulfa Mumtaza Ingin Ubah Kebiasaan Masyarakat Kenakan Gaun Pengantin Eropa

Di saat tren busana pengantin dengan gaya Eropa banyak disukai masyarakat, Ulfa Mumtaza ingin mengenalkan gaun dengan sentuhan Batik Madura.

Ulfa Mumtaza Ingin Ubah Kebiasaan Masyarakat Kenakan Gaun Pengantin Eropa
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Ulfa Mumtaza lakukan fashion show saat Grand Launching PERSANA di Grand City Surabaya beberapa waktu lalu. Ia mempersembahkan gaun pengantin dengan sentuhan Batik Madura. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Dalam perayaan Grand Launching Perkumpulan Pengusaha Busana (PERSANA), Minggu (7/3/2020), fashion designer asal Madiun, Ulfa Mumtaza turut memeriahkan acara dengan menampilkan delapan busana pengantin nan anggun di Grand City Surabaya.

Busana itu merupakan paduan dari kain Batik Madura dan beberapa bahan lain yang didesain sebaik mungkin agar menghasilkan gaun pengantin yang tak kalah dari gaya Eropa.

Di saat tren busana pengantin dengan gaya Eropa banyak disukai oleh masyarakat, Ulfa Mumtaza justru ingin mengenalkan gaun pengantin dengan sentuhan Batik Madura.

Ulfa Mumtaza Fokus Angkat Batik Karesidenan Madiun untuk Misi Pelestarian Kain Wastra Nusantara

Perpaduan antara Batik Madura dengan potongan ballgown, justru memberi kesan elegan dan mewah, tak kalah dari gaun pengantin gaya Eropa.

Ide membuat gaun pengantin dari Batik Madura didapat Ulfa Mumtaza yang merasa tertantang membuat suatu hal baru dari kain khas Indonesia.

"Saya bangga dengan kain wastra Nusantara ini. Jadi hampir 90 persen desain baju karya saya selalu menggunakan batik," terangnya.

Biasanya Ulfa Mumtaza membutuhkan waktu rata-rata dua hingga tiga bulan untuk mengerjakan busana show. Namun untuk busana kali ini, ia membutuhkan waktu hingga empat bulan lamanya lantaran bersamaan dengan tugas lain yang harus ia kerjakan.

Ulfa Mumtaza menjadi satu dari sekian desainer yang kerap menggunakan bahan kain wastra nusantara di setiap karyanya.

Menurut Ulfa, dengan menggunakan kain batik, ia dapat mengeksplorasi berbagai macam model, motif, hingga warna gaun.

Gemar Jahit Kain Perca Jadi Baju, Ulfa Mumtaza Sukses Raih Cita-cita sebagai Fashion Designer

Tak jarang, Ulfa juga menyesuaikan warna kain batik dengan kain yang akan ia gunakan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved