Jatuh Bangun Hadisatul Ahadiyah Kenalkan Produk Teh Rosella Buatannya pada Masyarakat

Hadisatul Ahadiyah mendapat ide untuk memproduksi teh rosella setelah sang anak mengalami batuk dan tak kunjung sembuh hingga satu bulan lamanya.

Jatuh Bangun Hadisatul Ahadiyah Kenalkan Produk Teh Rosella Buatannya pada Masyarakat
Tribunnewswiki/Akira Tandika
Hadisatul Ahadiyah mendapat ide untuk memproduksi teh rosella setelah sang anak mengalami batuk dan tak kunjung sembuh hingga satu bulan lamanya. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Hadisatul Ahadiyah mendapat ide untuk memproduksi teh rosella setelah sang anak mengalami batuk dan tak kunjung sembuh hingga satu bulan lamanya.

Sebagai seorang ibu, perempuan yang akrab disapa Icha ini sampai mengeluarkan banyak biaya demi kesembuhan sang anak.

Terakhir, ia sampai dirujuk agar memeriksakan sang anak pada spesialis paru.

"Saat menuju ke sana, saya bertemu dengan seorang pria yang menganjurkan untuk membuat olahan daun rosella," bukanya saat ditemui di rumahnya, Kawasan Pacar Kembang, Surabaya.

Menurut pria yang tak sengaja bertemu dengan Icha, daun rosella manjur untuk mengobati batuk yang diderita oleh sang anak. Lantaran dalam daun rosella terkandung banyak antioksidan, juga mampu meningkatkan kecerdasan otak.

Mengetahui hal itu, Icha langsung mencari bunga rosella di pasar. Ia meramu bunga rosella dengan rempah lain seperti kapulaga dan kayu manis untuk mengurangi rasa asam.

Terdampak Corona, Bisnis Novita Mengalami Kerugian: Sehari Nol Pemasukan

"Alhamdulillah anak saya suka setelah beberapa kali percobaan. Bahkan, saya nggak pernah maksa anak untuk minum teh rosella itu," ujarnya.

Satu bulan setelah mengonsumsi teh rosella buatan sendiri, batuk yang diderita anak Icha berangsur membaik dan hilang.

Berawal dari sakit yang diderita sang anak, perempuan asli Palembang itu terpikir membuat olahan rosella untuk diperjual belikan.

Mulanya, Icha mengalami banyak penolakan lantaran rosella diketahui memiliki rasa yang asam sehingga tak disukai banyak orang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved