Komunitas INDONEGRI Manfaatkan Senyawa Aktif Rempah untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

Komunitas INDONEGRI mengaku cukup prihatin dengan cepatnya pandemi Corona menyebar di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia.

Komunitas INDONEGRI Manfaatkan Senyawa Aktif Rempah untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh
IST
Komunitas INDONEGRI manfaatkan senyawa dari tiga rempah pilihan sebagai obat yang bisa meningkatkan imunitas agar tak gampang tertular COVID-19. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Komunitas Indonesia Green Innovation (INDONEGRI) mengaku cukup prihatin dengan cepatnya pandemi Corona menyebar di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia.

Komunitas INDONEGRI kemudian mengambil langkah preventif untuk setidaknya sedikit menghambat penyebaran virus tersebut.

Selain dengan melakukan physical distancing daya tahan tubuh yang kuat juga diperlukan untuk terhindar dari penyakit, termasuk virus Corona.

Komunitas INDONEGRI melakukan upaya peningkatan imunitas tubuh melalui pemanfaatan rempah-rempah di Indonesia. 

Rempah tersebut memiliki tiga senyawa aktif yang berhasil diidentifikasi dari herbal potensial nusantara. 

Ikut Perangi Virus Corona, Luminor Hotel Jemursari Racik Minuman Rempah untuk Tingkatkan Imunitas

“Ketiganya adalah Kaempferol, Quercetin, Purpurin 18 Methyl Ester. Senyawa kaempferol, quercetin dan Purpurin 18 Methyl Ester dapat menjadi kandidat obat SARS-CoV2 berdasarkan uji molecular docking, bioactivity dan drugs likeness," terang Sulfahri, Chief Research Officer Komunitas INDONEGRI.

Sulfahri melanjutkan, efektivitas senyawa aktif yang diidentifikasi dibandingkan dengan senyawa pembanding yaitu Chloroquine merupakan senyawa yang telah banyak dieksplor oleh ilmuwan Tiongkok untuk mengobati Covid 19.

Menurutnya ada beberapa jenis rempah yang dipilih untuk dapat diformulasikan menjadi produk unggulan. 

Di antaranya, Zingiber officinale, Curcuma zedoaria, Clinacanthus nutans, Curcuma domestica, Caesalpina crista, Vemonia amygdalina, Nigelia sativa. 

“Beberapa herbal Indonesia ditengarai mengandung senyawa potensial yang memiliki kemungkinan untuk menghambat protein 3CL-protease dan COVID-19 Polymerase," tambah Sulfahri.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved