Novita Rahayu Pilih Manfaatkan Kain Perca untuk Bahan Pembuatan Aksesoris

Di tangan Novita Rahayu, kain sisa jahitan baju atau yang biasa disebut kain perca, dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Novita Rahayu Pilih Manfaatkan Kain Perca untuk Bahan Pembuatan Aksesoris
Tribunnewswiki/Akira Tandika
Novita Rahayu menunjukkan beberapa aksesoris yang berasal dari pemanfaatan limbah kain perca miliknya. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Di tangan Novita Rahayu, kain sisa jahitan baju atau yang biasa disebut kain perca, dapat menghasilkan pundi-pundi.

Lantaran, sisa kain itu tak serta merta dibuang oleh pemilik brand V-ra Collection tersebut.

Memang, sebelumnya Novita sempat ingin membuang kain sisa itu karena sudah menumpuk sangat banyak di rumahnya.

Hingga salah seorang teman menghubungi dirinya dan meminta untuk dibuatkan aksesoris.

"Katanya, daripada baju, di pusat oleh-oleh aksesoris lebih banyak dicari," terangnya.

Sejak saat itu, Novita tak lagi membuang kain sisa baju dan lebih memanfaatkannya menjadi barang baru.

Komunitas INDONEGRI Manfaatkan Senyawa Aktif Rempah untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

Di tangan terampil Novita, sisa-sisa kain tersebut diubah menjadi beranekaragam benda seperti, dompet koin, clutch, dan tas kecil untuk pergi santai. 

“Apalagi beberapa waktu lalu pemerintah sedang gencar-gencarnya mengurangi sampah plastik, akhirnya saya juga bikin ecobag yang bisa dipakai kemana-mana, diisi apa saja dan kalau kotor tinggal dicuci," jelasnya. 

Terbatu, dari kain sisa tersebut, Novita juga membuat tempat atau dompet sendok minimalis. Tidak hanya sendok, didalamnya juga lengkap dengan garpu dan beberapa sedotan stensil.

Gemar Jahit Kain Perca Jadi Baju, Ulfa Mumtaza Sukses Raih Cita-cita sebagai Fashion Designer

“Pouch berisi peralatan makan dan minum ini praktis untuk dibawa ke mana-mana. Karena semuanya ada di dalam satu wadah," katanya. 

Menurutnya, produk ini menjadi produk paling laris yang dilirik pembeli untuk dijadikan souvenir. 

Ke depan Novita ingin terus mengembangkan kreativitasnya dalam mengolah kain perca. Oleh karena itu, ia sudah tidak pernah lagi membuang kain sisa jahitannya.

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved