Teater Kaki Langit Surabaya Akan Sisihkan Dana untuk Berdonasi Lewat 'Ora Duwe Panggung (ODP)'

Manajer Divisi Produksi Teater Kaki Langit Rekha Aqsoliafitrosah mengaku, dari dana yang disisihkan akan dirupakan sembako atau APD.

Teater Kaki Langit Surabaya Akan Sisihkan Dana untuk Berdonasi Lewat 'Ora Duwe Panggung (ODP)'
IST
Ora Duwe Panggung (ODP) menjadi langkah yang diambil Teater Kaki Langit Surabaya untuk tetap menghidupkan seni di tengah pandemi COVID-19. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Program Ora Duwe Panggung (ODP) yang digelar oleh Teater Kaki Langit Surabaya juga sisihkan sebagian dana untuk berdonasi di tengah pandemi COVID-19.

Dana yang digunakan Teater Kaki Langit Surabaya untuk berdonasi nantinya berasal dari biaya akses pertunjukkan sebesar Rp 15 ribu yang ditanggung penonton.

Manajer Divisi Produksi Teater Kaki Langit Surabaya Rekha Aqsoliafitrosah mengaku, dari dana yang disisihkan itu, akan dirupakan sembako atau hand sanitizer dan masker.

"Rencananya kami akan pilih antara sembako atau hand sanitizer dan masker. Bergantung pada jumlah dana yang masuk. Serta donasi itu akan dibagikan secara random pada warga yang terdampak Corona," terangnya.

Bukan Menentukan, Orangtua Hanya Mengarahkan Minat dan Bakat Anak

Seiring diberlakukannya kebijakan physical distancing oleh pemerintah pusat, kelompok seni Teater Kaki Langit Surabaya mengadakan program Ora Duwe Panggung atau yang disingkat ODP.

ODP menjadi langkah yang diambil Teater Kaki Langit Surabaya untuk tetap menghidupkan seni di tengah pandemi COVID-19.

Sebenarnya, program ODP merupakan agenda pementasan yang dijadwalkan Teater Kaki Langit Surabaya sebelum pandemi datang.

"Namun karena sedang ada pandemi ini, maka kami berinisiatif untuk membuat pertunjukkan online lewat video produksi karya ODP," tambahnya.

Selain itu, Rekha mengatakan, ODP juga menjadi alternatif yang ditempuh komunitasnya untuk tidak kehilangan semangat dan kreativitas.

Lewat #BeautyforHumanity, Emdee Skin Clinic Surabaya Bantu Dukung Tenaga Medis Lawan COVID-19

"Pergerakan berkesenian akan berubah seiring perkembangan teknologi dan semangat zaman. Jadi, Kaki Langit mulai melangkah ke sana, ke arah pola kerja yang tidak terduga," kata dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved