Tanflorenza Beri Fasilitas Masyarakat Bagikan Sembako di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam masa krisis seperti saat ini, Tanflorenza tergerak untuk membuka donasi agar dapat membantu masyarakat yang pendapatannya terancam.

Tanflorenza Beri Fasilitas Masyarakat Bagikan Sembako di Tengah Pandemi Covid-19
IST
Crew Tanflorenza bagikan sembako hasil donasi dari masyarakat untuk membantu orang-orang yang terkena dampak pandemi COVID-19. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Tanflorenza berikan fasilitas pada masyarakat yang ingin berbagi kebaikan di tengah pandemi COVID-19.

Dalam masa krisis seperti saat ini, Tanflorenza tergerak untuk membuka donasi agar dapat membantu masyarakat yang pendapatannya terancam.

Sejak awal April 2020, Tanflorenza aktif membuka donasi bagi masyarakat yang ingin berbagi, dengan memberikan sembako pada orang-orang yang ekonominya terdampak akibat COVID-19. Di antaranya, pekerja harian, tukang becak, supir ojek online, petugas parkir, dan pedagang keliling.

"Kami memilih bidang pekerjaan tersebut karena mereka mendapat penghasilan secara harian dan lebih banyak menghabiskan wktu di luar rumah. Dalm kondisi seperti ini, banyak dari mereka yang bahkan sehari hanya mendapat penghasilan Rp 15 ribu," terang Rintan Nur Indah Sari Anwar Putri selaku Owner Tanflorenza.

Sejak dibuka hingga saat ini, sumbangan dari donatur telah menghasilkan kurang lebih 370 pak paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti, beras, mie, minyak, teh, dan susu kental manis.

Berbagi Kebahagiaan Selama di Rumah Aja Lewat Flower Envelope Box, Begini Cara Buatnya

Tanflorenza lebih memikih menyumbangkan sembako daripada hand sanitizer atau masker karena masyarakat memang lebih membutuhkan bahan pokok tersebut.

"Awalnya sempat terpikir untu membagikan hand sanitizer dan masker, tapi setelah dipikir, masyarakat masih tetap keluar rumah karena mereka ingin mencari uang untuk membeli kebutuhan pokok," tambahnya.

Tanflorenza secara aktif membagikan kegiatan membagikan sembako ke media sosial lantaran mereka ingin agar masyarakat tergerak untuk melakukan hal serupa.

"Kadang ada orang yang dia pingin berbagi, tapi nggak punya waktu atau takut keluar rumah. Maka, kami menawarkan diri untuk memberikan fasilitas pada masyarakat," ujarnya.

Tema Flower and Garden Dipilih Dapur Cokelat untuk Rayakan Valentine

Selain itu, dokumentasi kegiatan juga dibagikan pada donatur sebagai bukti bahwa apa yang mereka berikan telah tersampaikan kepada orang-orang yang berhak menerima.

Selama pembagian sembako, Rintan dibantu oleh keluarganya, melakukan secara berkala. Jadi, ia akan membagikan paket sembako per 50 pak.

Hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan massa, juga supaya bantuan tersebut benar-benar sampai pada orang yang membutuhkan.

Ditanya soal jangka waktu pembukaan donasi, Rintan mengaku akan tetap membuka sampai pandemi benar-benar selesai.

"Karena wabah ini nggak ada yang tahu kapan berakhirnya, maka kami memutuskan untuk terus membuka sampai wabah ini mereda," tandasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved