Perjalanan Indra Nila, Ikut Pelatihan hingga Beri Pelatihan Bagi Masyarakat Berkat Puding

Berbekal pengalaman dan ilmu yang ia dapat dari kursus sebelumnya, Nila tampil percaya diri mengajar banyak orang.

Perjalanan Indra Nila, Ikut Pelatihan hingga Beri Pelatihan Bagi Masyarakat Berkat Puding
SURYA.co.id/Habibur Rohman
Berbekal pengalaman dan ilmu yang didapat dari kursus sebelumnya, Indra Nila tampil percaya diri mengajar banyak orang. Bahkan, Nila juga dipercaya memberikan pelatihan di Pahlawan Ekonomi pada awal 2018 lalu. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Ternyata Indra Nila juga pernah membuat jelly art berbentuk bunga, setelah pesanan pudingnya berjalan lancar.

Membuat jelly art bermula setelah Nila join di Pahlawan Ekonomi pada 2015.

Ia kemudian mengikuti sejumlah pelatihan yang digelar oleh salah satu komunitas dengan materi pembuatan jelly art. Lantaran digelar oleh komunitas, maka konsepnya adalah latihan bersama atau latbar.

"Saat itu bayarnya nggak seberapa mahal hanya Rp 100.000 karena memang kan latihan bersama. Cuma saya jadi kurang puas, karena hanya latihan dasar saja," terangnya.

Akhirnya, Nila memutuskan mengikuti kursus untuk profesional karena telanjur terjun dan mengikuti pelatihan dasar.

Indra Nila Belajar Jelly Art dan Puding Karakter Lewat YouTube

Namun, untuk kursus profesional ini, Nila harus merogoh kocek agak dalam karena ia akan dituntun langsung oleh seorang profesional dari tidak bisa menjadi bisa.

"Kursus profesional itu hanya berlangsung selama enam jam. Karena saya sudah bisa ilmu dasarnya, jadi nggak seberapa susah untuk melanjutkannya," imbuh Nila.

Nila kemudian dipercaya untuk memberikan kursus pada beberapa orang juga intansi berkat ilmu jelly art yang ia miliki.

Berbekal pengalaman dan ilmu yang ia dapat dari kursus sebelumnya, Nila tampil percaya diri mengajar banyak orang. Bahkan, Nila juga dipercaya memberikan pelatihan di Pahlawan Ekonomi pada awal 2018 lalu.

Namun, ada beberapa hal yang membuat Nila sedikit kesal ketika memberikan pelatihan pada masyarakat tentang membuat puding yaitu, saat mereka secara terang-terangan mengurangi takaran resep yang diberikan olehnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved