Mencicipi Paduan Nasi Kemangi dan Bebek Goreng Khas Warung Pak Umar untuk Berbuka Puasa

"Nasi kemangi ini satu-satunya cuma ada di Warung Pak Umar. Istilahnya jadi trademark lah di sini," ujar Umar.

Mencicipi Paduan Nasi Kemangi dan Bebek Goreng Khas Warung Pak Umar untuk Berbuka Puasa
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Warung Pak Umar merilis hampers edisi lebaran dengan menyuguhkan menu favorit yakni bebek dan ayam goreng. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Selama ini, lidah masyarakat telah akrab dengan paduan bebek goreng yang disantap bersamaan nasi putih hangat. Tak lupa pula makin lengkap dengan tambahan sambil pencit yang memiliki rasa pedas dan masam secara bersamaan.

Lalu bagaimana jika bebek goreng favorit masyarakat itu dipadukan dengan nasi kemangi?

Sajian bebek goreng dan nasi kemangi ini diciptakan oleh Warung Pak Umar yang berada di kawasan Sedati, Sidoarjo.

Jika dilihat secara sekilas, aroma dan bentuk nasi kemangi hampit menyerupai nasi kebuli khas Timur Tengah. Hanya saja, yang membedakan adalah adanya aroma kemangi dari nasi yang dibuat oleh Umar Shaichan, selaku owner Warung Pak Umar.

"Nasi kemangi ini satu-satunya cuma ada di Warung Pak Umar. Istilahnya jadi trademark lah di sini," ujar Umar.

Umar mengatakan, proses pembuatan nasi kemangi pun sebenarnya tak terlalu sulit. Hanya memanfaatkan bumbu kuning kaya rempah yang digunakan untuk memasak bebek.

"Bumbu itu ditumis, nggak perlu terlalu lama. Hanya sampai bau wanginya keluar. Kemudian ditambah daun jeruk dan batang serai. Setelah itu masukkan nasi dan diaduk rata," terang Umar.

Warung Pak Umar Launching Hampers Lebaran untuk Rekatkan Silaturahmi Selama Pandemi

Setelah warna nasi merata, masukkan kemangi yang sudah dicuci sesuai selera.

"Kalau di Warung Pak Umar, jumlah kemangi disesuaikan. Supaya aroma kemangi dan bumbu kuning seimbang. Tidak sama-sama kuat," tambahnya.

Umar menambahkan, saat memasukkan kemangi lebih baik setelah warna nasi tercampur sempurna agar daunnya tidak terlalu layu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved