2 Pemain Persebaya Rayakan Lebaran dengan Makanan Khas Daerah

Dua pemain Persebaya, Angga Saputra dan M Hidayat memilih untuk menyantap makanan khas daerah saat merayakan Idul Fitri 1441 H.

2 Pemain Persebaya Rayakan Lebaran dengan Makanan Khas Daerah
Kolase Instagram
Kiper Persebaya Surabaya, Angga Saputra dan Gelandang Jangkar Persebaya Surabaya, M Hidayat. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Dua pemain Persebaya, Angga Saputra dan M Hidayat memilih untuk menyantap makanan khas daerah saat merayakan Idul Fitri 1441 H.

Angga Saputra, kiper Persebaya Surabaya yang biasanya melaksanakan tradisi mudik di tiap tahun, kali ini harus bisa menahan diri untuk tidak berkumpul dengan keluarganya.

Untuk mengobati kerinduan dengan keluarga, seusai Salat Idul Fitri ia langsung menyantap lontong ketupat yang merupakan makanan khas saat merayakan lebaran.

"Bedanya hanya tidak bisa kumpul keluarga besar di Jogja dan Pemalang," kata Angga Saputra.

Ia pun mengaku tak memiliki persiapan khusus saat menyambut lebaran.

Sama halnya dengan sang kiper, gelandang jangkar Persebaya Surabaya, M Hidayat juga merayakan Idul Fitri 1441 H dengan menyantap makanan khas daerahnya yakni, Sulawesi Selatan.

Sri Wangunati Timba Ilmu Selama 9 Tahun saat Bekerja di Catering

M Hidayat menceritakan pada lebaran tahun ini, dia bersama keluarganya di Bontang, Kalimantan Timur masih melanjutkan tradisi menyantap hidangan buras. 

Bagi yang tidak familiar, buras adalah kuliner khas Sulawesi Selatan. Makanan pengganti nasi, mirip lontong ini sering ditemui di warung Coto Makassar. 

Namun saat lebaran, buras juga sering berdampingan dengan kuah santan dari opor ayam ataupun daging sapi. Menu inilah yang menjadi andalan keluarga Hidayat.

"Masih sama seperti lebaran sebelumnya, orang tua bikin buras," kata Hidayat.

Maklum menu buras jadi andalan sekeluarga karena orang tua dari mantan pemain Borneo FC U-21 ini berasal dari Sul-Sel. Hanya saja mereka sudah lama menetap di Bontang.

Di balik kebahagiaan tersebut, Hidayat merasa lebaran tahun ini terasa berbeda dari sebelumnya, imbas pandemi COVID-19 yang membuat aktivitas jadi serba terbatas.

"Tahun ini berbeda karena tidak bisa sholat eid di masjid," keluh pemilik bernomer punggung 96 di skuad Bajul Ijo ini.

Segera Beroperasi, Rumah Sakit Darurat COVID-19 Jatim Siap Tampung hingga 500 Pasien

Berkaitan dengan COVID-19, Hidayat sempat melalukan aksi sosial dengan cara melelang jersey Persebaya yang dikenakannya saat bertanding di Piala Presiden 2019.

Hasilnya, jersey berwarna hijau itu laku terjual dengan harga Rp 2,7 juta. Seluruh hasil lelang didonasikan Hidayat untuk membantu masyarakat terdampak COVID-19.

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved