Desainer Lia Afif Tetap Lanjutkan Tradisi Lebaran Meski di Rumah Saja

Hampir semua orang agaknya merasakan hal yang sama saat merayakan Idul Fitri 1441 H. Sama-sama tidak bisa berkumpul dengan keluarga besar.

Desainer Lia Afif Tetap Lanjutkan Tradisi Lebaran Meski di Rumah Saja
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Keluarga Lia Afif, desainer busana muslim kenamaan asal Surabaya saat melakukan tradisi lebaran di Rumah saja. Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat lebaran tahun ini akan memberi kesan berbeda. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Hampir semua orang agaknya merasakan hal yang sama saat merayakan Idul Fitri 1441 H. Sama-sama tidak bisa berkumpul dengan keluarga besar.

Hal itu dikarenakan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga imbauan dari pemerintah agar masyarakat tidak mudik guna menghentikan penyebaran COVID-19.

Begitu pula yang dilakukan desainer busana muslim kenamaan asal Surabaya, Lia Afif. Meski tak dapat mudik dan merayakan Idul Fitri 1441 H bersama keluarga seperti tahun-tahun sebelumnya, ia mengaku legawa.

Ditemui di daerah Semolowaru, Surabaya, Keluarga Lia Afif tetap melakukan tradisi lebaran meski di rumah saja. Mulai dari Salat Idul Fitri secara berjamaah, sungkeman, dan melakukan silaturahmi kepada sanak keluarga, meskipun secara virtual. 

“Meski tahun berbeda, tapi tetap spesial. Kegiatan yang kami lakukan sekeluarga pasti Sholat Id terlebih dahulu secara berjamaah, yang dilanjutkan dengan sungkeman,” ungkapnya.

2 Pemain Persebaya Rayakan Lebaran dengan Makanan Khas Daerah

Merayakan lebaran di tengah pandemi, rupanya memberikan makna berbeda bagi Lia Afif untuk dapat mempererat hubungan keluarga. 

“Jadi lebaran di rumah kali ini saya, suami, dan anak melakukan masak bareng, makan kue lebaran, melakukan hobi, dan hal yang disukai anak-anak bersama-sama. Seperti nonton film dan menyanyi,” kata Lia Afif

Achmad Afif, Suami Lia Afif mengaku cukup merindukan makanan dari kampungnya seperti opor ayam dan lontong kikil saat merayakan lebaran di tengah pandemi saat ini. 

Mampukah Masyarakat Beradaptasi dengan A New Normal? Ini Penjelasannya

“Biasanya kami salat Idul Fitri di Jombang kemudian unjung-unjung ke saudara dan kerabat, berlanjut ke keluarga di Malang. Tahun ini di rumah saja," kata Achmad. 

Melakukan tradisi lebaran di rumah rupanya tak sulit untuk memberikan pengertian kepada empat anaknya. 

“Ya, kami tetap beri pengertian, ditunda dulu untuk mudik atau berkunjung ke rumah saudara. Mereka juga pelan-pelan paham dan maklum,” tutup Lia.

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved