Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Jatim Anjlok Hampir 100 Persen Imbas COVID-19

BPS Jawa Timur menyebutkan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Jawa Timur mengalami penurunan drastis.

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Jatim Anjlok Hampir 100 Persen Imbas COVID-19
TRIBUNJATIM/Fikri Firmansyah
Rabu pagi (3/6/2020), suasana Bandara Juanda Surabaya masih tampak sepi penumpang, Bandara Juanda sendiri merupakan satu-satunya Bandar Udara di Jawa Timur yang melayani untuk rute penerbangan Internasional, khususnya di Terminal 2. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menyebutkan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Jawa Timur mengalami penurunan drastis.

Jika dibandingkan pada bulan Maret 2020, penurunan drastis justru tejadi pada bulan April 2020 sebesar 99,64 persen.

Penghitungan tersebut berdasar pada data melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda Surabaya. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan.

"Kunjungan wisman yang datang ke Jawa Timur melalui pintu masuk Juanda pada bulan April 2020 turun sebesar 99,64 persen atau jika dibandingkan jumlah kunjungan wisman bulan Maret 2020, yaitu dari 5.774 kunjungan menjadi hanya 21 kunjungan saja," kata Dadang, Rabu (3/6/2020).

Dadang melanjutkan, dari 21 kunjungan yang masuk ke Jawa Timur, semuanya merupakan pengunjung yang berkewarganegaraan Indonesia. Artinya, semua warga negara Indonesia yang dari luar negeri, kemudian masuk ke Jawa Timur.

Program Diet Keto Bisa Jadi Pilihan Tepat untuk Turunkan Berat Badan Setelah Lebaran

Mengenal Istilah Baru Selama COVID-19 yang Sempat Bikin Bingung

Jika dibandingkan dengan jumlah wisman periode yang sama tahun sebelumnya (2019), jumlah kunjungan wisman ke Jatim pada April 2020 juga turun, yakni sebesar 99,89.

"Jumlah kunjungan wisman April 2020 turun sebesar 99,89 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman periode yang sama di tahun sebelumnya (2019), yang dimana pada April 2019 kunjungan Wisman ke Jatim mencapai 18.431 kunjungan," jelasnya.

Ditanya soal penyebab anjloknya penurunan kunjungan wisman ke Jatim, Dadang mengatakan, tentunya karena dampak dari adanya virus corona.

"Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak langsung dan paling terpukul saat pandemi Covid-19 ini," pungkasnya. (Fikri Firmansyah)

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved