Sambut New Normal Life, Industri Pariwisata Jatim Akan Batasi Pengunjung Hingga 50 Persen dari Kuota

Industri pariwisata Jawa Timur mulai bersiap untuk menyambut new normal life atau tatanan hidup baru di tengah pandemi COVID-19.

Sambut New Normal Life, Industri Pariwisata Jatim Akan Batasi Pengunjung Hingga 50 Persen dari Kuota
Surya.co.id/Fatimatuz Zahroh
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Sinarta. 

TIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Industri pariwisata Jawa Timur mulai bersiap untuk menyambut new normal life atau tatanan hidup baru di tengah pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur (Disbudpar Jatim), Sinarta mengatakan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 menjadi hal yang wajib dijaga saat destinasi wisata kembali buka.

Mulai dari memakai masker hingga physical distancing atau menjaga jarak.

Khusus untuk pelaksanaan jaga jarak, Sinarta mengungkapkan akan ada penurunan kapasitas daya tampung di tempat wisata.

Ia mencontohkan di wisata Bukit Penanjakan Bromo, sebelum pandemi COVID-19, biasanya tempat tersebut menerima pengunjung hingga melebihi kapasitas (overload) dari semestinya yang ditetapkan yaitu, 900 orang per hari.

Nantinya, saat pemberlakuan new normal life, akan dibatasi 50 persen dari daya tampung.

Bandara Juanda Siap Terapkan Prosedur Pelayanan pada Penumpang Selama New Normal

Komentar Wali Kota Tri Rismaharini terkait New Normal di Tengah Pandemi COVID-19

"Nah, itu harus diatur mulai dari pemesanan perjalanan. Dibatasi 50 persen saja yang dibolehkan datang. Berarti, kondisi normal yang baru, kapasitas di Penanjakan hanya 450 orang per hari," kata Sinarta, Kamis (4/6/2020).

Sinarta mengatakan, industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak selama pandemi COVID-19.

Untuk mengembalikan geliat iklim industri Pariwisata Jawa Timur, Disbudpar Jatim nantinya akan masif untuk melakukan sosialisasi dan promosi untuk meyakinkan bahwa destinasi wisata yang ada di Jawa Timur aman untuk dikunjungi. (Sofyan Arif)

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved