Desainer Mega Ma Pilih Bikin Masker DIY untuk Sesuaikan Outfit

Mega memilih kain katun karena bahan tersebut dinilai paling bersahabat dengan kulit, lantaran bisa menyerap keringat.

Desainer Mega Ma Pilih Bikin Masker DIY untuk Sesuaikan Outfit
SURYA.co.id/Sugiharto
Mega Ma mendemokan pembuatan masker yang disiarkan langsung di Instagram, Senin (15/6/2020). Pembuatan masker ini yang disiarkan langsung Instagram ini diharapkan bisa membagi keahlian membuat masker. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Bagi penggemar fashion, tentu merasa kurang afdol jika harus memakai masker yang tidak sesuai dengan outfit mereka. Hal itu pun dirasakan oleh salah satu anggota IFC Surabaya, Mega Ma.

Ia mengaku ada yang kurang saat keluar rumah tanpai memakai outfit yang matching dari atas hingga bawah. Maka dari itu, ia memilih membuat masker sendiri agar bisa menyesuaikan outfit yang ia kenakan.

"Meski saya membuat masker sendiri, bahan-bahan yang dipakai tetap yang proper seperti kain katun. Banyak orang membuat masker secara mandiri tapi tidak memperhatikan itu. Jangankan supaya terlihat fashionable, untuk kenyamanan saja kadang kurang," terangnya saat ditemui di D2-I Ciputra World Surabaya, Senin (15/6/2020).

Mega memilih kain katun karena bahan tersebut dinilai paling bersahabat dengan kulit, lantaran bisa menyerap keringat. Terlebih, panggunaan masker pada area wajah. Apabila kain tidak dapat menyerap keringat dengan sempurna, jerawat akan lebih cepat muncul.

Untuk kebutuhan fashion, selain kain katun Mega juga menambahkan bahan lain seperti jeans.

Desainer Lia Afif Tetap Lanjutkan Tradisi Lebaran Meski di Rumah Saja

"Saya pilih kain tersebut karena memang saya pencinta jeans. Jadi di rumah punya banyak kain jeans sisa. Daripada dibiarkan, saya terpiki untuk membuatnya sebagai masker," ujar pemilik brand Malea itu.

Mega menambahkan, untuk membuat masker DIY sendiri sebenarnya cukuo mudah dan bisa dilakukan di rumah. Tak harus sama persis, terpenting harus aman, nyaman, dan sesuai dengan kreativitas masing-masing.

"Saya di sini menggunakan tiga bahan utama di antaranya, kain katun untuk furing, jeans, dan beberapa aksesoris sesuai kebutuhan," jelas Mega saat melakukan Instagram live di akun Ciputra World Surabaya.

Tak membutuhkan waktu lama untuk membuat satu masker DIY. Hanya sekitar 45 menit, masker fashionable buatan sendiri pun jadi.

Mega menuturkan, sebenarnya bisa lebih cepat lagi. Namun karena ia harus teliti saat memasangkan aksesoris, memakan waktu lebih lama.

Selain berbahan jeans, Mega juga membuat masker dari bahan lain seperti batik dan brokat. Bahan-bahan itu dipilih Mega untuk menyesuaikan busana yang ia miliki.

Sheila Andina Ungkap Tantangan hingga Harapan setelah Jadi Desainer

"Karena kan kita juga nggak akan selamanya di rumah. Tetap butuh keluar untuk menghadiri acara tertentu. Nah, daripada memakai masker kesehatan yang sebenarnya lebih disarankan untuk petugas kesehatan, lebih baik membuat sendiri," tuturnya.

Bagi Mega, merawat masker DIY atau fabric tidak susah hingga perlu perawatan khusus. Cukup direndam dengan sabun cair dan air hangat saja, sudah ampuh untuk membunuh kuman dan membersihkan kotoran.

"Juga nggak perlu dikucek. Cukup direndam saja selama 15 menit, dibilas, kemudian dikeringkan," tandasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved