Isi Waktu Luang Sambil Belajar Bikin Macrame Sendiri, Yuk!

Menurut Khansaa Khairunnisaa Najlaa kerajinan macrame sebenarnya bisa dipelajari dan dipraktikkan sendiri di rumah.

Isi Waktu Luang Sambil Belajar Bikin Macrame Sendiri, Yuk!
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Caption: Menurut owner Bakul Kembang, Khansaa Khairunnisaa Najlaa kerajinan macrame sebenarnya bisa dipelajari dan dipraktikkan sendiri di rumah. Apalagi, di masa pandemi seperti ini, membuat kerajinan macrame cocok dilakukan saat waktu luang. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Belakangan ini kerajinan tali macrame tengah digandrungi banyak orang. Setelah dreamcatcher, macrame jadi kerajinan yang banyak diburu.

Kerajinan macrame biasanya banyak digunakan untuk hiasan meja, dinding, atau gantungan pot yang dapat memberi kesan estetik dan tropical vibe.

Menurut owner Bakul Kembang, Khansaa Khairunnisaa Najlaa kerajinan macrame sebenarnya bisa dipelajari dan dipraktikkan sendiri di rumah. Apalagi, di masa pandemi seperti ini, membuat kerajinan macrame cocok dilakukan saat waktu luang.

"Bahan yang dipakai untuk membuat satu kerajinan macrame pun tidak banyak. Hanya tali katun atau polycotton dan ring untuk menautkan tali awal," terangnya saat ditemui Tribunnewswiki beberapa waktu lalu.

Biasanya, Khansaa menggunakan tali katun yang memiliki diameter tiga hingga empat milimeter. Karena menurutnya, kain tersebut yang paling cocok digunakan untuk membuat macrame.

Hal pertama yang dilakukan sebelum membuat macrame plant hanging adalah menentukan dan mengukur panjang talu terlebih dahulu.

Elvira Plant Ajarkan Cara Menanam Next Level Lewat DIY Plant Kit Vol 2

Untuk satu plant hanging, Khansaa membutuhkan kurang lebih 18 meter tali yang dibagi menjadi enam. Jadi, masing-masing tali akan memiliki panjang tiga meter.

Dari panjang tiga meter itu kemudian dibagi dua dan dikunci supaya tidak terurai.

Baru setelah itu, Khansaa akan memgerjakan pattern yang ia atau customer inginkan untuk plant hanging.

"Kalau saya biasa pakai pattern square knot. Soalnya sejak awal belajar, saya lebih suka aja pakai pattetn itu," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved