Novita Rahayu Nekat Jual Emas untuk Bangun Usaha V-ra Collection

Untuk membangun usaha V-ra Collection, Novita Rahayu nekat menjual beberapa perhiasan emasnya sebagai modal.

Novita Rahayu Nekat Jual Emas untuk Bangun Usaha V-ra Collection
SURYA.co.id/Habibur Rohman
Memusaha V-Ra Collection membuat Novita Purwaningsih berlaku nekat. Ia sengaja menjual beberapa perhiasan emas miliknya untuk dijadikan modal usaha. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Novita Rahayu Purwaningsih atau yang akrab disapa Vira telah terjun di dunia menjahit sejak tahun 2005 silam. Saat itu, Vira memang belum memiliki usaha sendiri seperti sekarang. Ia hanya menerima jahitan dari orang-orang ditambah kewajiban dari tempatnya bekerja.

Selama lima tahun, Vira tak hanya bekerja untuk menggugurkan kewajiban saja, namun juga mengambil beberapa ilmu dari tempat kerja pertamanya itu. Hingga tepat pada tahun 2010, tempat tersebut mengalami kebangkrutan.

Lantaran Vira memiliki skill menjahit yang cukup mumpuni, ia merasa tak begitu sulit untuk kembali mencari bekerja di tempat lain.

Hanya dua bulan saja Vira menjalankan tugasnya di tempat baru, ia kembali mendapat telepon dari bosnya yang dulu. Vira diminta mengajak serta teman-temannya yang dulu untuk ikut rapat bersama.

"Dalam rapat itu, saya langsung diminta untuk tidak bekerja di perusahaan lain, karena bos pingin saya ikut kembali mendirikan perusahaan yang sempat bangkrut. Nggak cuma itu, saya juga diminta untuk menjadi kepala produksi," terang Vira saat ditemui di kawasan Kenjeran beberapa waktu lalu.

Keputusan itu membuat Vira harus melepaskan pekerjaan yang baru ia jalani selama dua bulan.

Novita Rahayu Pilih Manfaatkan Kain Perca untuk Bahan Pembuatan Aksesoris

Terdampak Corona, Bisnis Novita Mengalami Kerugian: Sehari Nol Pemasukan

Selama satu tahun Vira kembali bekerja di perusahaannya yang lama, dalam kurun waktu itu juga usaha busana muslim itu kembali bangkit.

Bangkitnya usaha busana muslim itu kemudian membuat Vira memunculkan ide-ide baru yang ada di pikirannya. Ia mencoba membuat satu contoh busana muslim hasil desainnya sendiri.

"Baju tersebut saya foto dan tunjukkan ke bos. Ternyata beliau tertarik dengan hasil desain itu. Nggak nyangka sebenarnya kalau hasil coretan saya kemudian diproduksi secara massal hingga membuat perusahaan tersebut kembali bangkit," ungkapnya.

Ada hal baru juga yang dialami perusahaan tersebut sejak Vira menjadi kepala produksi. Salah satunya yakni menerima pesanan seragam dari luar kota.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved