Batik Wistara: 10 Tahun Bekerja dengan Teman-teman Difabel

"Saya melihat, Batik Wistara tidak hanya sebagai tempat berbisnis, namun juga wadah kreasi bagi teman-teman difabel," ujar bapak dua anak itu.

SURYA.co.id/Habibur Rohman
Sejak 10 tahun lalu, Ariyono Setiawan turut serta menggandeng teman-teman difabel dari Dinas Sosial UPT Cacat Rungu Wicara, Bangil, Pasuruan untuk bekerja sama sekaligus memberi ruang kreasi bagi mereka. 

TRIBUNNEWSWIKI, Surabaya - Batik Wistara berdiri sejak 2010 dan dikelola secara mandiri oleh Ariyono Setiawan.

Saat pertama kali membuka usaha ini, tentu tidak langsung besar. Ariyono membuat batik mulai dipakai untuk pribadi hingga dijual meski dalam skala kecil.

Hingga pada akhirnya ia terpikir untuk memproduksi secara massal dan dipromosikan sendiri baik offline maupun online.

Namun yang menjadi daya tarik adalah, ketika Ariyono mengajak serta teman-teman difabel untuk bekerja dengannya.

"Saya melihat, Batik Wistara tidak hanya sebagai tempat berbisnis, namun juga wadah kreasi bagi teman-teman difabel," ujar bapak dua anak itu.

Ariyono mengaku, tak masalah jika harus mendapat keuntungan sedikit, terpenting usahanya tetap bisa jalan dan dapat membantu teman-teman difabel yang bekerja untuknya.

Bukan hal mudah bagi Ariyono untuk mengajari teman-teman difabel. Butuh kelatenan ekstra agar mereka mampu bekerja secara mandiri. Jadi apabila orang yang mengajarkan tidak telaten atau gampang emosi, Ariyono mengatakan, teman-teman difabel juga akan melakukan hal yang sama.

"Memang, ketika teman-teman ini bergabung mereka sudah memiliki skill dasar. Di sini, saya serta pegawai yang lain membantu mengasah dan mengarahkan lagi," terangnya.

Ariyono mengakui, dirinya merupakan tipikal orang yang terbiasa dengan keramaaian. Maka, ketika mendirikan usaha pun, ia mengajak banyak pegawai termasuk yang rata-rata merupakan teman-teman difabel.

Smart Buying ala Ariella Devina dengan Teori Cost Per Wear

Universitas Ciputra Surabaya Bikin Nakes Terharu saat Kebutuhan Rahasia Mereka Terbongkar

Sejak 2010, Batik Wistara memang sudah bekerja sama dengan Dinas Sosial UPT Cacat Rungu Wicara, Bangil, Pasuruan. Setiap tahun, ex-klien dari tempat tersebut akan magang di Batik Wistara.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved