Pabrik Tahu Dinoyo

Pabrik tahu Dinoyo adalah pabrik tahu tertua yang ada di Surabaya. Pabrik ini telah berproduksi sejak 1952.

surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Aktivitas pembuatan tahu di tempat usaha pembuatan tahu UD Sumber Kencana di kawasan Dinoyo, Surabaya, Selasa (20/10/2020). Produksi tahu di pabrik tahu tertua di Surabaya itu menurun akibat pandemi COVID-19 dari biasanya menghabiskan bahan baku kedelai sekitar 200 kilogram menjadi 100 kilogram per hari, atau menurun sebesar 50 persen. 

SURYAWIKI, SURABAYA - Pabrik tahu Dinoyo adalah pabrik tahu tertua yang ada di Surabaya. Pabrik ini telah berproduksi sejak 1952. 

Saat itu, Pabrik Tahu Dinoyo atau UD Sumber Kencana dikelola oleh Go Loe Tjiauw yang sebelumnya sudah mendirikan pabrik tahu di Solo.

Sepeninggal Go Loe Tjiauw, Pabrik tahu Dinoyo diteruskan putranya Go Sin Hwa yang berpulang tahun 2014. Kini kepengelolaan perusahaan dipegang Riani istri Alm. Go Sin Hwa

Pabrik Tahu Dinoyo tidak mengalami banyak perubahan sejak didirikan hingga sekarang. Ciri khas bangunan lama pun masih terlihat. Misalnya, plafon yang terbuat dari anyaman bambu hingga peralatan produksi sederhana sejak generasi pertama.

Sejak didirikan Pabrik Tahu Dinoyo memiliki kurang lebih 20 karyawan yang tinggal di lingkungan pabrik.

Tempat tinggal tersebut sengaja didirikan lantaran karyawan pabrik berasal dari luar kota Surabaya. Sehingga tidak mungkin bagi mereka untuk pulang-pergi saat bekerja.

Tak hanya itu, karyawan Pabrik Tahu Dinoyo pun jarang berganti. Sehingga mereka pun melakukan pekerjaan ini secara turun temurun.

Namun, sejak pandemi karyawan Pabrik Tahu Dinoyo pun turut berkurang menjadi delapan orang.

Baca juga: Omzet Menurun Hingga 50 Persen, Pabrik Tahu Dinoyo Tetap Layani Pesanan Retail Kecil

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved