Batik Gendongan

Batik Gendongan atau selendang gendong bayi merupakan barang yang digunakan secara turun-temurun.

ist
Ilustrasi batik gendongan 

SURYAWIKI, SURABAYA - Batik Gendongan atau selendang gendong bayi merupakan barang yang digunakan secara turun-temurun.

Dilansir dari kibas.id, secara umum masyarakat mengenal Batik Gendongan dengan motif Chinnese di antaranya, naga, kilin, dan masih banyak lagi.

Struktur Batik Gendongan terdiri dari tiga bagian yakni, badan (bagian utama), blabakan, dan pinggiran. Biasanya yang jadi pembeda dari Batik Gendongan satu dan lainya adalah bagian badan dan pinggiran.

Secara spesifik, di Tuban dan Lamongan memiliki jumbai dari benang yang dirajut dengan indah.

Masyarakat banyak mengira gendongan dan selendang identik sama. Namun sebetulnya keduanya memiliki perbedaan prinsip.

Gendongan lebih fungsional sebagai alat angkut, sednagkan selendang lebih mengarah ke pelengkap fashion perempuan saat berkebaya.

Motif yang dimiliki Batik Gendongan lebih memunculkan simbol-simbol kesuburan, kemakmuran, dan perlindungan.

Simbol kesuburan, kemakmuran, dan harmoni biasanya digambarkan dengan sulur-sulur. Sementara perlindungan digambarkan dengan binatang berbisa.

Baca juga: Memaknai Simbol-simbol Dalam Ragam Motif Batik Gendongan

Baca juga: House of Sampoerna Kenalkan Kembali Batik Gendongan Melalui Pameran Virtual

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved