Kiprah Lucky Chandra Geluti Bisnis Loyal Watch 1975: Sejak Kecil Sudah Akrab Dengan Jam Tangan

Store Jam Tangan Loyal Watch 1975 sudah ada di beberapa tempat di Surabaya. Di baliknya, ada sosok Lucky Chandra. Inilah profilnya

Editor: eben haezer
tribun jatim/luthfi husnika
Lucky Chandra (29) pemilik bisnis Loyal Watch 1975 saat ditemui di Royal Plaza Surabaya, Jumat (8/1/2021). 

SURYAWIKI, SURABAYA - Lucky Chandra (29) telah menggeluti bisnis jam tangan selama 5 tahun lamanya.

Laki-laki kelahiran Surabaya, April 1992 ini mengaku sudah terbiasa dengan bisnis jam tangan.

Sebab, orangtuanya juga merupakan pebisnis jam tangan di Tarakan, Kalimantan.

"Kalau awal mula mendirikan bisnis jam tangan ini karena ingin meneruskan bisnis orangtua. Ayah saya menjual jam tangan sejak saya kecil dan sampai sekarang toko jam tangannya masih ada," ujar Lucky Chandra saat ditemui di Loyal Watch 1975 Royal Plaza Surabaya, Jumat (8/1/2021).

Lucky mengaku, berangkat dari bisnis ayahnya, ia kemudian berkeinginan mengembangkan bisnis jam tangan sendiri pada tahun 2015 lalu.

"Akhirnya saya pilih untuk membangun bisnis jam sendiri di Surabaya. Dengan nama Loyal Watch 1975 ini," kata Lucky.

Nama Loyal Watch 1975 ini juga tak jauh dari bisnis milik ayahnya. Tahun 1975 merupakan pertama kali bisnis jam tangan milik ayahnya didirikan.

"Biar tetap mengingat pertama kali ayah mendirikan toko jam," ujarnya.

Saat ini, Lucky Chandra sudah memiliki empat store jam tangan di Kota Surabaya. Tiga store terletak di Royal Plaza Surabaya dan satu store di Mal BG Junction.

Ditanyai soal ketertarikannya terhadap bisnis jam tangan, Lucky mengaku karena ia sendiri merupakan pecinta jam tangan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved