Kandungan Galactomyces dalam Skincare

Galactomyces menjadi bahan utama skincare yang berkiblat pada Korea maupun Jepang.

Shutterstock
Ilustrasi kandungan Galactomyces dalam skincare 

SURYAWIKI, SURABAYA - Galactomyces menjadi bahan utama skincare yang berkiblat pada Korea maupun Jepang.

Bahan ini berasal dari proses fermentasi dan filtrasi yang menghasilkan jamur dengan kandungan vitamin, amino acids, serta enzim yang memiliki ragam khasiat untuk kulit.

Dilansir dari soco.id, riset The Asian Journal of Beauty & Cosmetology telah melakukan riset di mana galactomyces dapat mengurangi atau blackhead hingga 21,84 persen.

Dalam studi lain juga menyebutkan, galactomyces dapat membantu mengurangi sebum hingga 64,17 persen, mencerahkan wajah hingga 2,49 persen, dan mengurangi jerawat hingga 9,59 persen.

Meski begitu, ada beberapa kondisi kulit yang perlu menghindari penggunaan galactomyces seperti, fungal acne, rosacea, psoriasis, dermatitis, dan eczema.

Karena cara kerja kandungan ini adalah dengan mengaktifkan AhR, yang dapat memicu terjadinya breakout pada kondisi kulit tertentu.

Drialogy termasuk salah satu skincare yang menggunakan kandungan galactomyses di dalamnya.

dr Iin Agustin selaku dokter kecantikan menyebutkan, Drialogy diluncurkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang memiliki kondisi kulit sensitif.

"Saya tertarik menggunakan bahan ini karena di zaman dulu, orang-orang tua di Jepang yang sibuk memproduksi sake, tangannya sellau terlihat muda dan cerah. Maka itu, saya tertarik menggunakan bahan ini untuk Drialogy," ujarnya saat ditemui di Mercure Grand Mirama Surabaya beberapa waktu lalu.

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Akira Tandika
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved