Cara Mendaur Ulang Pakaian Bekas Jadi Keset ala Bank Klambi Sobung Sarka

Bank Klambi Sobung Sarka memilih mendaur ulang pakaian bekas menjadi keset atau alas perabotan masak, sebagai langkah mengurangi sampah rumah tangga.

SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Cak Oyong dari Bank Klambi Sobung Sarka menunjukkan keset daur ulang dari pakaian tidak layak pakai. 

SURYAWIKI, JEMBER - Bagi Anda yang memiliki kaus tidak layak pakai, ada baiknya didaur ulang menjadi keset atau alas perabotan makan dan memasak. Langkah ini bisa ditempuh untuk meminimalkan sampah rumah tangga. Karena dengan mendaur ulang, maka hasil daur ulang bisa dipakai lagi.

Bank Klambi Sobung Sarka memilih langkah tersebut. Pengelola bank klambi juga bisa memberikan kursus kepada siapa saja yang mau mendaur ulang kaus tidak terpakai itu.

Apalagi saat ini, banyak kaus tidak layak pakai di Bank Klambi Sobung Sarka Jember di Jalan Letjen S Parman Kecamatan Sumbersari.

"Untuk kaus 'reject' atau tidak layak pakai, bisa didaur ulang menjadi keset atau tatakan panci panas di meja makan," ujar Nurul Hidayah, pengelola Bank Klambi Sobung Sarka kepada Surya.

Ketika Surya berkunjung ke Bank Klambi Sobung Sarka, Cak Oyong - panggilan akrab lelaki itu-, secara sukarela memberikan kursus kilat cara membuat keset dari kaus bekas.

Cak Oyong mengambil sebuah kaus berwarna putih yang sudah pudar. "Kaus kusam, atau sobek, berjamur atau noda, itu termasuk tidak layak pakai. Jadi akan kami daur ulang," ujarnya.

Keset yang dibuat dari kaus bekas itu memakai cara yang simpel. Teknik dasarnya menganyam, seperti membuat anyaman tikar.

Hanya membutuhkan dua kaus bekas. Satu kaus berwarna putih, dan satu kasus berwarna merah. Kaus putih itu adalah kaus untuk orang dewasa lengan pendek. Sedangkan kaus merahnya adalah kaus merah panjang seperti tunik.

Kedua kaus digunting membentuk tali yang tidak terputus. Tali dari kaus putih kemudian digunting menyesuaikan dengan alat pengencang. Cak Oyong membuatnya dari kardus karton yang terbilang kaku.

Setelah tali kaus putih tertata di kardus pengencang itu, maka kaus merah yang sudah dipotong menjadi tali dianyamkan di tali kaus putih.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Akira Tandika
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved