Cara Mendaur Ulang Pakaian Bekas Jadi Keset ala Bank Klambi Sobung Sarka

Bank Klambi Sobung Sarka memilih mendaur ulang pakaian bekas menjadi keset atau alas perabotan masak, sebagai langkah mengurangi sampah rumah tangga.

SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Cak Oyong dari Bank Klambi Sobung Sarka menunjukkan keset daur ulang dari pakaian tidak layak pakai. 

Hanya dalam waktu sekitar dua jam bagi pemula, sebuah keset mini dari anyaman kaus bekas sudah selesai. Jika ukurannya terlalu kecil, maka bisa difungsikan sebagai tatakan panci atau wadah panas di meja makan.

"Pada prinsipnya, semuanya terolah. Kaus bekasnya didaur ulang jadi barang yang bisa dipakai. Potongan yang tidak dipakai, dicacah untuk dijadikan isian kursi," imbuh Cak Oyong.

Siapapun, kata Cak Oyong, bisa belajar di Bank Klambi Sobung Sarka dengan memakai bahan pakaian tidak layak pakai yang ada di bank klambi tersebut.

Selain keset anyaman dari kaus bekas, Cak Oyong dan kawan-kawan juga membuat keset dari pakaian atau bahan lain di bank klambi. Seperti keset perpaduan selimut bekas dan baju batik bekas. Namun keset itu dijahit dan terlihat lebih menarik.

"Nanti pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari, kami akan menggelar pameran hasil karya daur ulang dari pakaian 'reject' ini," pungkas Cak Oyong.

Jadi kenapa tidak, kalian manfaatkan kaus yang tidak lagi dipakai untuk diubah menjadi keset atau tatakan cantik. (Sri Wahyunik)

Ikuti kami di
Editor: Akira Tandika
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved