Geser Tren Hand Bucket, Bunga Berbentuk Teddy Bear Makin Digemari untuk Rayakan Valentine

Tidak sekadar bucket bunga seperti pada umumnya. Kali ini tren bunga berbentuk teddy bear mulai digemari.

Tribunnewswiki/Akira Tandika
Owner Creatinova Florist Eka Soelistiawati menghias salah satu flower foam berbentuk teddy bear dengan baby rose berwarna merah dan pink sesuai pesanan pelanggan. 

SURYAWIKI, SURABAYA - Memberikan hadiah bunga saat momen valentine, agaknya masih menjadi kegemaran para pasangan kekasih.

Namun tentu saja, tidak sekadar bucket bunga seperti pada umumnya. Kali ini tren bunga berbentuk teddy bear mulai digemari.

Seperti yang dilakukan oleh Creatinova Florist menjelang valentine. Toko bunga yang kerap mendapat orderan untuk gelaran Parade Bunga Surabaya itu, kedapatan membuat bunga berbentuk teddy bear.

"Untuk desain teddy bear ini, kami ada dua pilihan bunga yakni, fresh flower dan artificial. Tinggal menyesuaikan permintaan dan budget yang dimiliki konsumen saja," terang Eka Soelistiawati selaku pemilik Creatinova Florist.

Desain teddy bear sebetulnya sudah dijual secara umum di pasaran. Eka tinggal membeli flower foam, gabus khusus untuk menancapkan bunga asli, agar lebih tahan lama.

Sementara untuk artificial flower, Eka harus membuat bentuknya terlebih dulu sebelum menancapkan bunga.

"Bunga asli yang kami gunakan pun bukan mawar yang besar. Karena saat ini, harga mawar tidak memungkinkan untuk didesain seperti ini," imbuhnya.

Maka, untuk desain teddy bear berukuran medium, Eka menggunakan aster pusan sebagai pengganti mawar.

"Meski begitu, aster juga sama cantiknya seperti mawar dan masih cocok untuk merayakan valentine," tutur Eka.

Pada perayaan valentine kali ini, Eka memilih tema yang lebih sinpel tapi tetap mengena. Maka dari itu, bunga berbentuk teddy bear ini dipilih untuk menyemarakkan momen valentine.

Untuk pengerjaan satu bunga berbentuk teddy bear berukuran medium, diperlukan empat hingga lima ikat aster dan dikerjakan selama satu jam.

"Sementara untuk perawatan, hanya perlu disemprot saja. Itu untuk sedikit memperanjang waktu hidup bunga. Karena, sekalipun bunga asli disemprot, dia tetap akan layu sekira tiga hingga lima hari," jelasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: Akira Tandika
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved