Mengenal Gejala Katarak dan Waktu Terbaik untuk Memeriksakannya

Menurut Yulia Primitasari, Penanggung Jawa Surabaya Eye Clinic, katarak dapat dikenali gejalanya. Juga ada harapan untuk diobati.

ist
Surabaya Eye Clinic tak lagi gunakan pisau bedah untuk tindakan operasi pada pasien katarak. Dengan teknologi terbaru berbasis full laser, menghasilkan ketepatan sayatan pada kornea. (IST)  

SURYAWIKI, SURABAYA - Katarak banyak menyerang orang-orang berusia lanjut hampir di seluruh dunia.

Katarak merupakan penyakit yang membuat lensa mata menjadi keruh dan seperti berawan. Umumnya, penyakit ini berkembang perlahan dan tidak begitu mengganggu.

Namun seiring berjalannya waktu, penyakit ini akan mulai mengganggu para penderitanya. Terutama bila diiringi oleh proses penuaan.

Menurut Yulia Primitasari, Penanggung Jawab Surabaya Eye Clinic, katarak dapat dikenali gejalanya. Juga ada harapan untuk diobati.

"Penderita katarak, sebetulnya bisa diobati dan diketahui gejalanya. Tentunya dengan pemeriksaan mata yang komprehensif,” terangnya.

Berikut ini merupakan gejala yang dialami oleh penderita katarak:

- Pandangan berkabut
- Warna terlihat memudar
- Rasa silau saat melihat lampu mobil, sinar matahari, lampu.
- Pandangan ganda
- Melihat lingkaran di sekeliling cahaya
- Penurunan penglihatan di malam hari
- Sering ganti ukuran kacamata
- Perlu cahaya terang untuk membaca atau aktivitas lain.

Yulia menerangkan, pasien katarak harus segera pergi ke dokter apabila gejala yang disebutkan di atas sudah mengganggu aktivitas atau makin buruk.

"Apabila penderita mengalami rasa nyeri pada mata sehingga kesulitan melakukan aktivitas, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata untuk pemeriksaan lebih lanjut," tutupnya.

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved