Intan Oktavia Ajeng Pratiwi Tertantang Belajar Bahasa Mandarin Meski Sulit

Belajar bahasa Mandarin sangat menarik bagi Intan Oktavia Ajeng Pratiwi. Meski sulit, dia malah merasa tertantang.

surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Intan Oktavia Ajeng Pratiwi 

SURYAWIKI, SURABAYA - Belajar bahasa Mandarin sangat menarik bagi Intan Oktavia Ajeng Pratiwi.

Mahasiswi semester enam Universitas Negeri Surabaya ini tengah mempelajari lebih dalam bahasa yang berasal negeri tirai bambu tersebut.

"Awalnya memang rumit. Tapi justru itu yang menarik, ada tantangannya sendiri kalau bisa menaklukannya," ungkap perempuan kelahiran Lamongan tahun 1999 ini.

Berbeda dengan bahasa Inggris atau Indonesia yang memakai abjad biasa, bahasa Mandarin menggunakan aksara hanzi. Menurutnya, ini tantangan terbesar.

"Bahkan beberapa orang Tionghoa yang tinggal di Indonesia juga masih perlu belajar lebih banyak," ungkap tutor bahasa Mandarin ini.

Menurut Intan, kuncinya harus berlatih setiap hari. Entah menulis, menghafal, atau membaca. Agar lebih mudah dipahami, biasanya ia menggunakan media visual seperti film.

"Lihat film Mandarin untuk belajar pelafalan bisa membantu memperkaya kosakata. Saya pribadi lebih cepat kalau media seperti ini," tutupnya.(christine ayu)

Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved