Kolonel Laut dr Hisnindarsyah Raih Doktor Manajemen Strategi di Tengah Tugas dan Tour of Duty

Kolonel Laut dr Hisnindarsyah Raih Doktor Manajemen Strategi di Tengah Tugas dan Tour of Duty

Editor: Akira Tandika
Dok. Pribadi
dr Hisnin saat memaparkan desertasinya saat pengukuhan doktor di STIESIA. 

SURYAWIKI, SURABAYA - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) mengukuhkan Kolonel Laut (K) dr Hisnindarsyah SE MKes MH CFEM sebagai Doktor Manajemen Strategi pada akhir bulan lalu.

Hal itu setelah dr Hisnin, sapaan akrabnya, berhasil mempertahankan disertasi berjudul "Pengaruh Strategi Kemitraan untuk Mencapai Keunggulan Bersaing Melalui Market Area  dan Inovasi Layanan Kesehatan (Studi Kasus di Rumkital dr FX Suhardjo Lantamal IX Ambon)".

Ketika dihubungi, dr Hisnin mengakui bila dirinya perlu waktu yang lama untuk menyelesaikan pendidikan doktoral ini.

"Karena memang saya harus berbagi waktu dan tenaga, karena selama pendidikan saya juga tetap harus menjalankan tugas ke beberapa daerah," kata suami dari Virly Mavitasari tersebut.

dr Hisnin kemudian bercerita, saat masuk program Doktor Manajemen STIESIA pada tahun 2014, saat bertugas sebagai Kepala Departemen (Kadep) Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan Lembaga Kesehatan Kelautan TNI AL (Lakesla) Drs Med R RIJADI S, Phys, Surabaya.

"Itu setelah saya pindah tugas dari Sabang (Kepala Rumah Sakit J Lilipory, Sabang, Aceh). Karena sedang berada di Surabaya, tidak ada salahnya saya tambah kegiatan dengan belajar lagi," cerita ayah dari Muhammad Ghifary Mahindisyah dan Azzeldine Aliyah Zahira tersebut.

Di tengah-tengah mulai belajar, dr Hisnin mendapat tugas baru sebagai Kepala Rumah Sakit dr Fx Suhardjo Lantamal 9 Ambon, Maluku di tahun 2015. Meski bertugas di wilayah yang jauh dari Surabaya, putra pasangan alm H. Syahrawi Abdul Kadir dan Hj. RA Soelistyowati Soeripto, inipun tetap istiqomah melanjutkan pendidikannya.

"Saya dapat dispensasi bisa masuk kuliah untuk kelas akhir pekan. Jumat berangkat dari Ambon, Sabtu - Minggu, kuliah, Senin sudah bertugas kembali ke Ambon," cerita dr Hisnin.

Tak hanya itu, ternyata selama bertugas di Ambon, selain di Rumah Sakit,  dr Hisnin juga masih sempat menjalankan kuliah S2 (Strata Dua)  Magister Hukum di Universitas Patimura (Unpati).  Bersamaan itu, juga mulai melakukan penelitian disertasi untuk program doktor di STIESIA.

"Disertasi  doktoral saya itu tentang patnership atau kemitraan. Dalam ekonomi manajemen, strategi kemitraan banyak dilakukan untuk sektor industri. Berbeda jika diterapkan pada  perusahaan jasa," ungkap dr Hisnin yang kini sedang bertugas sebagai Kepala Departemen Kulit THT Mata (Kutema) yang juga sebagai Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) RSAL Midianto S, Tanjung Pinang, Provinsi Kepri tersebut.

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved