Dewi Millenia: 'Stop Insecure, Stop Minder'

Menurut Dewi Millenia, karena setiap manusia lahir dengan potensi dan porsi masing-masing, maka tak ada alasan untuk insecure atau minder.

Editor: eben haezer
dok.pribadi
Mahasiswi Universitas Airlangga, Dewi Millenia 

SURYAWIKI, SURABAYA - Setiap manusia lahir dengan potensi dan porsi masing-masing.

Setidaknya inilah yang ada di benak Dewi Millenia, mahasiswi Universitas Airlangga, Surabaya. 

"Jadi, nggak usah insecure atau minder," ungkap ketua Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Unair 2020 ini, Minggu (7/3/2021).

Menurutnya yang terpenting yakni menutupi kelemahan dengan strategi. Untuk itu, setiap orang harus berupaya terus mengembangkan diri.

"Mengembangkan diri sangat penting, apalagi untuk berhadapan dengan masyarakat luas karena kita adalah makhluk sosial," ungkap perempuan kelahiran 19 Juni 2000 ini.

Ia sendiri memilih untuk mengeksplorasi diri melalui organisasi, baik di lingkup kampus maupun nasional.

"Organisasi adalah rumah untuk belajar, wadah yang terus mendukung dan memberi kesempatan," ujar Dewi.

Menurut Sekjen DLM Unair 2020 ini, organisasi merupakan ruang gerak bagi yang ingin belajar dari nol.

"Misalnya dulu ingin belajar public speaking, akhirnya saya temukan di organisasi. Saya juga belajar aktif dalam problem solving dan punya banyak relasi. Aspeknya sangat luas," ungkapnya.

Manusia, lanjutnya, bisa berhasil dengan porsi dan jalan masing-masing.

"Jadi, jangan minder, jangan insecure. Kita punya cara sendiri untuk mengembangkan diri," pungkas Dewi.(christine ayu)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved