Ringkasan Sejarah Isra Miraj Nabi Muhammad Berdasarkan Sirah Nabawiyah Ibnu Ishaq dan Ibnu Hisyam

Peringatan Isra Miraj 1442 Hijriyah jatuh pada Hari Kamis 11 Maret 2021 Masehi. Isra Miraj merupakan peristiwa penting yang dialami Nabi Muhammad SAW.

SURYA.CO.ID/Eko Darmoko
Sirah Nabawiyah karya Ibnu Ishaq Syarah dan Tahqiq Ibnu Hisyam 

SURYAWIKI, SURABAYA - Peringatan Isra Miraj 1442 Hijriyah jatuh pada Hari Kamis 11 Maret 2021 Masehi. Isra Miraj merupakan peristiwa penting yang dialami Nabi Muhammad SAW saat masih berdakwa di Mekkah.

Dari Miraj-lah Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah menunaikan salat lima waktu dari Allah SWT, untuk disampaikan dan dijalankan oleh seluruh umat di dunia.

Dalam Sirah Nabawiyah karya Ibnu Ishaq Syarah dan Tahqiq Ibnu Hisyam edisi bahasa Indonesia terbitan Akbar Media terbitan 2018, Ibnu Ishaq mengatakan: “Saat itu (terjadinya Isra) Islam telah menyebar di Mekkah dan di seluruh kabilah-kabilah.”

Sebagai informasi, Sirah Nabawiyah karya Ibnu Ishaq Syarah dan Tahqiq Ibnu Hisyam adalah buku sejarah hidup Nabi Muhammad SAW yang paling lengkap dan paling tua di dunia, karena ditulis tidak lama setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Ibnu Ishaq lahir di Madinah sekitar tahun 85 H. Sedangkan Ibnu Hisyam, ihwal kelahiran belum terjelaskan secara pasti, namun, Ibnu Hisyam disebut wafat pada tahun 213 H dan 218 H.

Kembali ke riwayat Isra Miraj, Ibnu Ishaq mengatakan, Isra merupakan perjalanan malam yang dialami Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, yaitu Baitul Maqdis di Ilia’.

Dalam Sirah Nabawiyah tertulis: “Rasulullah menaiki Buraq, yaitu hewan yang membawa para nabi sebelum beliau. Kemudian beliau mengendarainya untuk melihat tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di antara langit dan bumi, hingga perjalanan beliau terhenti di Baitul Maqdis.”

Di Baitul Maqdis inilah, Nabi Muhammad SAW dikisahkan dalam Sirah Nabawiyah bertemu dengan beberapa nabi, di antaranya Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Nabi Isa. Kemudian Nabi Muhammad SAW salat mengimami mereka.

Peristiwa Isra Miraj ini pun membuat gempar warga Mekah, mereka menduga bahwa Nabi Muhammad SAW hanya mengarang cerita bohong. Bahkan, dalam Sirah Nabawiyah disebutkan, gara-gara pengakuan Nabi Muhammad SAW tentang perjalanan satu malam dari Mekkah ke Baitul Maqdis ini, banyak orang yang tadinya masuk Islam menjadi murtad.

Kehebohan ini membuat warga Mekkah berbondong-bondong mendatangi Abu Bakar untuk melaporkan pengakuan yang dibuat Nabi Muhammad SAW. Di kalangan Quraisy, Abu Bakar dikenal sebagai sesepuh dan orang terpercaya. Abu Bakar juga pernah pergi ke Baitul Maqdis.

Lantas, Abu Bakar bertanya kepada Rasulullah: “Wahai Nabi Allah, benarkah engkau telah bercerita kepada manusia, bahwa pada malam ini engkau pergi ke Baitul Maqdis?” Rasulullah menjawab: “Ya, benar.” Lalu Abu Bakar berkata: “Kalau begitu, tolong ceritakan kepadaku ciri-ciri Baitul Maqdis, karena sebelumnya aku pernah ke sana!”

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Akira Tandika
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved