Kisah Penyintas Kanker Endri Kurniawati Menjalankan Diet Dengan Riang Gembira

Endri Kurniawati merupakan cancer survivor atau penyintas kanker. Karena alasan itu, ia mencoba untuk mengganti gaya hidupnya menjadi lebih sehat.

youtube harian surya
Endri Kurniawati dalam Kelas diskusi #Akademiability yang tayang di YouTube Harian Surya, Senin (15/3/2021). 

SURYAWIKI, SURABAYA - Endri Kurniawati merupakan cancer survivor atau penyintas kanker. Karena alasan itu, ia mencoba untuk mengganti gaya hidupnya menjadi lebih sehat daripada sebelumnya.

Padahal sebelumnya Endri termasuk orang yang tidak menjalani hidup secara berantakan. Ia masih tetap memperhatikan asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Hanya saja, yang membuat berantakan adalah jam tidur.

"Jadi saya terbiasa kalau tidur itu larut malam. Bahkan hampir menjelang pagi kalau ada deadline," terang Endri dalam Kelas Diskusi #Akademiablity, Senin (15/3/2021).

Selain menjaga asupan makanan, Endri termasuk orang yang rajin berolahraga. Terhitung, ia melakukan olahraga setidaknya empat hingga lima kali dalam seminggu dengan intensitas yang cukup tinggi.

"Tapi akhirnya saya mengurangi intensitas olahraga dan mengganti beberapa asupan makanan setelah menjalani kemoterapi," tutur perempuan yang juga wartawan di Majalah Tempo.

Endri biasanya menggunakan masakan khas Indonesia untuk menu diet. Sehingga ia tidak merasa tersiksa dengan diet yang dijalankan.

Dibanding daging merah. Endri lebih memilih banyak mengonsumsi ikan laut yang dinilai lebih nikmat.

Menurut Endri ikan laut memiliki cita rasa berbeda meski habitatnya sama-sama di laut. Seperti rasa ikan belanak dan ikan tengiri yang berbeda.

Sebagai cancer survivor, Endri menceritakan asupan makanan akan lebih banyak dari biasanya. Hal itu ia lakukan untuk menghindari penurunan sel darah secara drastis.

"Makannya meningkat dua hingga tiga kali lipat kalau mau melakukan kemoterapi. Supaya sel darah tidak merosot," ujarnya.

Perilaku hidup sehat yang dilakukan Endri sejak lama, secara tidak langsung juga memengaruhi teman-temannya untuk mengikuti hal serupa.

Endri secara sadar memilih makanan yang ingin ia konsumsi dengan alasan kesehatan. Meski dokter yang menanganinya tidak pernah melarang konsumsi makanan apapun.

"Selain itu, saya juga lebih suka masak sendiri daripada jajan di luar. Karena kalau masak sendiri, selain lebih sehat, kita juga tahu bahan apa saja yang digunakan,"papar Endri.

Bagi Endri, melakukan diet adalah hal yang menyenangkan. Ia sama sekali tidak merasa tersiksa karena harus menghindari beberapa makanan.

"Sebenarnya, di sinilah kreativitas kita diuji. Kita harus pandai memanfaatkan beberapa bahan yang memiliki fungsi serupa. Misalnya santan diganti dengan ulekan kemiri. Rasanya sama, tapi tentu kadar lemaknya berkurang," tandasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved