Tips Merawat Area Kewanitaan Ala dr Andita Garindra

Merawat area kewanitaan penting dilakukan sejak dini. Menurut dr Andita Garindra, ini bisa dilakukan sendiri di rumah.

surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Konsultan Klinik Royal Diamond, dr Andita Garindra. (SURYA/Ahmad Zaimul Haq) 

SURYAWIKI, SURABAYA - Merawat area kewanitaan penting dilakukan sejak dini.

Menurut dr Andita Garindra, tak perlu perawatan mahal yang dilakukan di klinik, tapi hal simpel dan bisa dilakukan sendiri di rumah.

"Langkah paling simpel yang bisa dilakukan untuk merawat area kewanitaan adalah dengan menggunakan celana dalam yang dapat menyerap keringat," terang Konsultan Klinik Royal Diamond itu.

Andita menyebut itu merupakan step paling simpel namun tidak boleh dilewatkan. Karena kalau sampai terlewat, akan muncul permasalah kesehatan di area kewanitaan.

"Permasalahan yang paling sering muncul karena tidak menjaga area kewanitaan adalah keputihan dan gatal. Jika ini dibiarkan terus-menerus, tentu akan menimbulkan rasa ketidaknyamanan terutama saat beraktivitas," jelasnya.

Misalnya, ketika bertemu dengan teman-teman, kemudian terasa gatal di area kewanitaan, tentu saja itu hal yang mengganggu. Pun tak jarang membuat seseorang tak percaya diri.

Selain menggunakan celana dalam yang dapat menyerap keringat, menjaga area kewanitaan juga bisa dilakukan dengan rajin membersihkannya. Terutama ketika sudah merasa tidak nyaman.

"Membersihkan area kewanitaan pun tak sembarangan. Hindari penggunaan sabun yang pH-nya tidak sesuai atau bahan-bahan natural seperti, sirih. Cukup menggunakan air bersih saja," tutur Andita.

Andita melanjutkan, membersihkan area kewanitaan dengan air harus dari arah depan ke belakang. Jangan sampai terbalik, karena bisa membawa kuman atau bakteri dari anus ke area kewanitaan dan dapat menimbulkan Infeksi Saluran Kemih (ISK).

"Juga yang tidak boleh ketinggalan adalah menyemprot area kewanitaan saat buang air kecil. Tanpa disadari, hal ini dapat mengakibatkan bakteri masuk kembali," kata Andita.

Sebetulnya, vagina memiliki cara untuk membersihkan kotorannya sendiri. Biasanya, jika ada gangguan di area kewanitaan, dengan sistem yang dimiliki akan langsung diperangi.

"Maka dari itu ada yang dinamakan keputihan. Tentu saja dengan jenis dan jumlah tertentu. Jika lebih dari standar, seperti berwarna putih pucat, dan berbau, itu sudah tidak normal," tandasnya.

--

Ikuti kami di
Penulis: Akira Tandika
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved