Kathleen Ashley, Kreasikan Bakat Menggambar 3 Dimensi Jadi Peluang Usaha

Di usia yang masih belia, Kathleen kini duduk di bangku kelas 1 SMA Cita Hati Surabaya, memiliki usaha Bykath yang mulai dirintis tahun 2020 kemarin.

Editor: Akira Tandika
SURYA.CO.ID/Wiwit Purwanto
Kathleen Ashley, Kreasikan Bakat Menggambar 3 Dimensi Jadi Peluang Usaha 

SURYAWIKI, SURABAYA - Kegemaran menggambar hingga menjadi karya lukis konvensional sudah sejak kecil ditekuni Kathleen Ashley. Namun membawa lukisan ke dunia 3 dimensi menjadi pengalaman sekaligus peluang usaha baru yang kini ia tekuni.

Gadis belia yang masih berusia 16 tahun ini seakan sudah piawai dalam menjadikan karya lukis menjadi karya sketsa yang apik dengan warna warni yang menarik.

Di usia yang masih belia, Kathleen kini duduk di bangku kelas 1 SMA Cita Hati Surabaya, memiliki usaha 'bykath' yang mulai dirintis tahun 2020 kemarin.

Padahal Kathleen belum lama menekuni. “Sekitar setahun baru mengenal ini, sebelumnya melukis saja,” katanya.

Tak heran ia cukup piawai karena putri pertama pasangan Edwin Prasetya dan Imelda Liliyana ini memiliki bakat menggambar dari sang kakek seniman senior Surabaya, Rasmono Sudarjo Ketua Surabaya Art Society.

Gadis berambut panjang yang murah senyum menceritakan awal usahanya dari acara perpisahan sekolahnya di SMP Mawar Sharon.

Saat itu, penyuka traveling ini membuat hadiah perpisahan dengan hiasan yang digambar sendiri dan dicetak pada media akrilik.

Ternyata setelah jadi teman-temannya sangat menyukai kreasi Kathleen.

"Saat itu, gambarnya masih belum sehalus sekarang. Masih polosan 2D. Tapi menggambarnya sudah memakai komputer dengan program gambar Tayasui Sketcher," jelasnya.

Melihat hasil yang begitu rapi dan seakan hidup, teman temannya pun ingin dibuatkan serupa

”Ada lima orang teman yang ingin dibuatkan juga,” tukas  gadis kelahiran Surabaya 27 Januari 2005.

Kathleen tidak hanya mahir membuat gambar dengan komputer tapi juga dengan cat air.

Sejak pesanan mulai masuk diterima, Kathleen  makin percaya diri dengan mempromosikan semua karyanya melalui media sosial Instagram @bykaathh. "Dulunya IG pribadi sekarang menjadi rumah sarang," imbuhnya.

Selain itu gambar yang dibuat Kathleen makin sempurna dan banyak kreasi dengan pilihan desain 3D.

Pesanan mengalir deras  saat Hari Kasih Sayang bulan Februari, kemudian Natalan juga hari-hari biasa untuk hadiah ulang tahun maupun  tertentu.

Untuk menyelesaikan karyanya ia membutuhkan waktu  minimal 3 hari.

 “Untuk gambar 2D minimal 3 hari pengerjaan dan 3D kurang lebih satu mingguan, “ lanjutnya.

Kebanyakan warna yang dipilih  adalah pastel, krem atau soft. "Pesanan banyak, saya usahakan sehari bisa menyelesaikan dua gambar," imbuh Kathleen yang mulai kelas 7 sudah belajar dasar fashion design dan mengikuti kelas komputer program Photoshop.

Agar hadiah atau cinderamata makin cantik, Kathleen memikirkan packaging yang harus dibuat sebagus mungkin, berkesan mewah, bahkan ada penambahan stiker agar lebih menarik dan berbeda.

“Memiliki usaha itu menjadi tantangan tersendiri karena semua saya kerjakan sendiri. Mulai dari melayani permintaan gambar, membuka harga hingga merintis packagingnya," tandas Kathleen yang  bangga dan senang memiliki usaha sendiri. (Wiwit Purwanto)

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved