Bagaimana Penderita Parkinson Mendapatkan Pengobatan?

Apakah penyakit parkinson bisa diobati? berikut penjelasan dari dokter spesialis bedah saraf konsultasn fungsional.

Penulis: Akira Tandika
Editor: eben haezer
ist/biomag magnetic therapy
Ilustrasi parkinson 

SURYAWIKI, SURABAYA - Spesialis Bedah Saraf Konsultan Fungsional National Hospital Surabaya, Dr dr Achmad Fahmi SpBS (K) FINPS menyebut sampai sekarang belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan parkinson.

Adanya, hanya obat untuk mengurangi gejala pada parkinson seperti, tremor, dan lain sebagainya.

"Obat pun dapat memberikan efek berbeda bagi penderita. Ada yang mempan dan tidak. Efek penundaan tremor pun tidak sama. Jika, sudah parah, efek obat hanya berlaku selama satu hingga dua jam saja," terangnya.

Jika obat saja sudah tidak mampu bekerja, maka jalan yang harus diambil adalah melakukan operasi Deep Brain Stimulation (DBS).

Tujuan operasi DBS adalah untuk mengurangi tremor dan kaku yang dirasakan pasien parkinson. Selain itu, operasi ini dilakukan ketika terjadi efek samping dari obat yang biasa dikonsumsi pasien.

"Kalau obat saja tidak bisa menerima, maka operasi menjadi jalan untuk mengurangi gejala pada parkinson," ujar Achmad.

Namun, dari cara pengontrolan gejala parkinson melalui obat dan operasi, Achmad menyebutkan ada hal yang lebih penting dan efektif yakni, support psikis dari keluarga dan oranng terdekat.

"Pada dasarnya, pasien parkinson itu mudah cemas. Jadi kalau ada keluarga yang ikut cemas, sangat tidak disarankan," tuturnya.

Achmad menambahkan, apabila support dalam keluarga dan orang terdekat sangat baik, pasien tidak perlu mengonsumsi obat.

"Juga yang perlu diperhatikan adalah orang tua yang akan memasuki masa pensiun. Sebisa mungkin harus memiliki aktivitas lain supaya tidak memicu parkinson," tutup Achmad.

Baca juga: Penderita Parkinson Boleh Vaksin COVID-19 dengan Syarat Berikut

Baca juga: Kenali Sejak Dini Gejala-gejala Parkinson Pada Tubuh Anda

Baca juga: Serba Serbi Penyakit Parkinson yang Kerap Menyerang Kaum Lansia

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved