IKA Stikosa AWS, Gusdurian, dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

IKA Stikosa AWS bersama Gusdurian dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Surabaya dengan membagikan 200 paket menu buka puasa.

Editor: Akira Tandika
Dok. Pribadi
Suasana Pengurus IKA Stikosa-AWS, Gusdurian, dan INTI Surabaya saat membagikan 200 bungkus menu buka puasa kepada masyarakat di kawasan Medokan Semampir Akademi Wartawan Surabaya (AWS), Jumat (7/5/2021). 

SURYAWIKI, Surabaya - Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan.

Satu di antaranya yang dilakukan oleh IKA Stikosa AWS bersama Gusdurian dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Surabaya dengan membagikan 200 paket menu buka puasa. 

Pembagian dilakukan dengan melibatkan Takmir Masjid A Aziz di Jalan Nginden Intan Timur I Surabaya, Jumat (7/5/2021).

Paket menu buka puasa tersebut diterima secara langsung oleh warga di sekitar Nginden dan Semampir AWS serta pengendara yang melintas seperti pengemudi ojol.

Ketua Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat IKA Stikosa AWS, Fajar Ramdhani mengucapkan rasa terima kasih atas kepercayaan Gusdurian Gerdu Surabaya dan Perhimpunan INTI Surabaya kepada IKA Stikosa AWS. 

"Kegiatan sosial pembagian menu buka puasa ini menjadikan Ramadhan makin indah dengan saling berbagi," kata Fajar kepada SURYA.co.id, Jumat (7/5/2021).

Fajar mengaku acara buka bersama itu merupakan spontanitas tanpa direncanakan.

"Kegiatan baru kami sepakati kemarin hari Kamis dan hari ini kita lakukan. Semoga memberikan berkah untuk kita semua," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC Perhimpunan INTI Surabaya, Richard Susanto mengaku, pembagian menu buka puasa sudah dilakukan beberapa kali hingga kini memasuki minggu ketiga. 

"Menu yang dibagikan juga dibeli dari pedagang yang ada di sekitar. Di samping ini sebagai bentuk toleransi beragama dan kerukunan antar umat, sekaligus pemberdayaan UMKM," ungkapnya.

"Jadi kita tidak bawa makanan dari rumah tapi beli dari warga sekitar lokasi acara pembagian buka puasa," imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan sosial semacam berbagi makanan dan minuman buka puasa itu sebagai bentuk toleransi dan kerukunan antar warga Surabaya agar bisa tetap bersatu. 

"Semoga ini menjadi inspirasi juga untuk teman-teman yang lain," pungkasnya. (Arif Zian) 

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved