Peduli Kesehatan dan Lingkungan di Masa Covid-19, Mahasiswa UKDC Bagi Masker dan Tempat Sampah

Dalam masa pandemi covid-19, mahasiswa UKDC SUrabaya membagikan masker dan tempat sampah di Kedung Cowek, Surabaya

Editor: eben haezer
ist
Mahasiswa UKDC membagikan masker kepada warga di Kedung Cowek, Surabaya 

SURYAWIKI, SURABAYA - Di masa pandemi Covid – 19 Di Kota Surabaya, Mahasiswa UKDC (Universitas Katolik Darma Cendika)  Surabaya melakukan pengabdian kepada masyarakat Kedung Cowek Surabaya untuk mengajak masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas diluar rumah.

Mahasiswa UKDC tidak hanya melakukan pembagian masker dan tempat sampah namun juga melakukan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat setempat dengan menerapkan 3M (Menjaga jarak, Memakai Masker dan Mencuci tangan) saat melakukan aktivitas maupun beribadah diluar rumah.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Kenjeran, Kelurahan Kedung Cowek Kota Surabaya. Pemilihan tempat pengabdian tetap mempertimbangkan lokasi pengabdian yang tingkat penerapan protokol kesehatan sangat rendah serta mahasiswa yang melakukan perngabdian terhadap masyakarat juga mempertimbangkan kondisi kesehatan juga.

Selanjutnya, mahasiswa melakukan edukasi protocol kesehatan kepada warga dan mulai membagikan masker. Kegiatan edukasi protokol dan pembagian masker dilakukan saat masyarakat sedang duduk di depan rumah dan melakukan interaksi kepada warga yang lain tanpa menggunakan masker. Jumlah masker yang di bagikan oleh mahasiswa sebanyak 150 pcs masker dan 2 tempat sampah ukuran 200 Liter.

Ketua RT 01 Kedung Cowek, Ibu Jumiati mengatakan begitu pentingnya protokol kesehatan dimasa pandemi. “Di masa pandemi covid-19, masker sangat berperan penting, mengingat warga setempat sangat sering berinteraksi dengan jarak yang berdekatan” kata Jumiati.

Kebiasaan dalam menggunakan masker dan membuang sampah pada tempatnya sering diabaikan oleh masyarakat setempat. Hal ini dikarenakan penggunaan masker saat beraktivitas diluar rumah dianggap risih dan belum terbiasa. Ketidaktaatan masyarakat akan protokol kesehatan ini tidak menutup kemungkinan dapat membuat masyarakat mudah terpapar virus covid – 19 dan menyebarkan kepada orang lain.

Edukasi protokol kesehatan masyarakat dan pembagian masker ini ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap mengikuti himbauan Pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan 3M (Mencucui tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak) guna mengurangi angka penyebaran Covid – 19 Di Kota Surabaya.

Penulis : Sandra Meilana & Stefanus Damar, mahasiswa UKDC Surabaya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved