Kisah Siti Marwiyah, Adik Kandung Mahfud MD yang Kini Jadi Rektor Unitomo Surabaya

Siti Marwiyah merupakan perempuan kelahiran Pamekasan yang menyelesaikan studi S-1 di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/habibur rohman
Siti Marwiyah, Rektor Universitas Dr Soetomo (UNITOMO) Surabaya periode 2021-2025 

SURYAWIKI,  PAMEKASAN - Siti Marwiyah, resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Dr Soetomo (UNITOMO) Surabaya periode 2021-2025, Rabu (2/5/2021).

Pelantikan itu dihadiri oleh Menkopolhukam RI, Mahfud MD dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

Siti Marwiyah merupakan perempuan kelahiran Pamekasan yang menyelesaikan studi S-1 di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Ia satu almamater dengan dua kakak kandungnya, yaitu Mahfud MD dan Achmad Subki. 

Mahfud MD kini menjabat sebagai  Menkopolhukam RI.

Sedangkan Achmad Subki menjadi Kepala BBPJN VIII Jatim Bali Kementerian PUPR RI.

Waktu memberi sambutan sebagai perwakilan keluarga, Mahfud MD menceritakan, dirinya dan adik kandungnya, Siti Marwiyah dahulu berasal dari keluarga susah.

Namun, berkat Indonesia Merdeka, kata Mahfud, anak orang susah pun bisa menjadi apa saja.

"Saya tidak pernah bermimpi menjadi Menteri, begitupun Siti Marwiyah, saya yakin tidak pernah membayangkan suatu saat bisa menjadi Rektor," kata Mahfud MD.

"Tapi ternyata, ini semua terjadi dan ini mustahil terjadi. Andai negara kita masih dijajah Belanda, mungkin saya tidak tahu akan jadi apa," sambungnya.

Sementara itu, dihubungi terpisah, keponakan Siti Marwiyah, Firman Syah Ali mengaku tidak bisa hadir di prosesi pelantikan tantenya karena bersamaan dengan hari kerja. 

"Saya tidak bisa hadir mas, karena ini hari efektif kerja, saya kan PNS. Saya mengikuti prosesi pelantikan tante saya secara streaming melalui media sosial. Saya sangat terharu terutama saat mendengarkan sambutan Om Mahfud," ucap Bendahara Umum IKA PMII Jawa Timur ini.

Pria yang akrab disapa Cak Firman ini juga mengucapkan selamat dan berdoa semoga tantenya sukses memimpin kampus Unitomo Surabaya.

"Pada hari yang berbahagia ini, nun jauh dari seberang laut, saya sampaikan ucapan selamat kepada Tante Yat, semoga manfaat, amanah, sukses dan barokah dalam memimpin Kampus Unitomo," lanjut Pengurus Harian LP Ma'arif NU Jawa Timur ini.

Ketika ditanya komentarnya tentang Siti Marwiyah, Koordinator Sahabat Mahfud MD Jatim ini bercerita bahwa Siti Marwiyah merupakan jujukan keluarga besarnya yang merantau ke Kota Surabaya. 

Kata Cak Firman, sejak rumah keluarga masih ngontrak dan sempit hingga memiliki rumah layak seperti saat ini, kediaman Siti Marwiyah selalu menjadi rumah bersama para famili, terutama keponakannya yang merantau ke Surabaya. 

"Tante Yat ini punya enam saudara kandung. Masing-masing saudara kandung punya banyak anak, sehingga keponakan Tante Yat banyak sekali, belum menghitung para keponakan sepupu yang juga ikut tinggal bersama Tante Yat di Surabaya," cerita Cak Firman.

"Kebersamaan dengan Tante Yat ini memunculkan aura sukses, karena para keponakan yang pernah tinggal bersama Tante Yat Alhamdulillah diberi kesuksesan hidup dan karir oleh Allah SWT, demikianpun Tante Yat sendiri diberi kelancaran dan keberhasilan dalam berbagai bidang kehidupan," lanjut BPO HKTI Jatim ini.

Menurut Cak Firman, Siti Marwiyah, dalam menjalani hidup tidak pernah mengenal kata takut, tidak pernah kenal putus asa, tidak pernah kenal lelah dan tidak pernah kenal malas. 

Kata dia, dalam Istilah Jawa Kuno, Siti Marwiyah bisa disebut Uwong Ora Duwe Udel. 

Ikuti kami di
KOMENTAR
1260 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved