Putri Puryundari Bantu Pendistribusian Air Bersih di Kampung Halaman Lewat Sistem Perpipaan

Putri Puryundari tergerak untuk membantu meningkatkan akses air bersih bagi warga di kampung halaman dengan sistem perpipaan

Editor: eben haezer
ist
Putri Puryundari (21) Mahasiswa UKDC Surabaya yang tergabung dalam Kelompok 30 Kuliah Kerja Nyata –Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) berinisiatif untuk mendistribusikan air bersih dari sumber mata air Ansar kepada seluruh masyarakat di desanya, Desa Begori, Kecamatan Serawai, Kalimantan Barat. 

SURYAWIKI, SURABAYA - Putri Puryundari (21), Mahasiswa UKDC (Universitas Katolik Darma Cendika) Surabaya yang tergabung dalam Kelompok 30 Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM)  berinisiatif untuk mendistribusikan air bersih dari sumber mata air Ansar kepada seluruh masyarakat di desanya, Desa Begori, Kecamatan Serawai, Kalimantan Barat.

Gerakan ini ia mulai dengan memperbaiki kembali dan bahkan mengganti sistem pendistribusian yang cenderung tradisional (menggunakan bambu dan atau dengan selang air ukuran diameter 4-5 cm) dengan sistem perpipaan.

Kegiatan KKN-PPM ini bertujuan untuk membantu masyarakat desa terpencil yang sulit memperoleh akses air bersih karena minimnya sarana dan prasarana desa dalam mendistribusikan air bersih ini kepada masyarakat.

“Desa ini memiliki sumber mata air bersih yang berlimpah dari Bukit Beluh. Hanya saja masyarakat belum bisa memperoleh air bersih ini secara maksimal karena minimnya fasilitas pendistribusian langsung ke rumah-rumah. Jika sumber ini disalurkan secara maksimal dengan didukung sarana dan prasarana yang memadai, maka sumber air ini bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat”, ungkap Putri.

Kegiatan ini sebenarnya telah disusun dalam Program Kerja Desa Begori Tahun 2020. Namun karena dana desa selama periode 2020-2021 masih diprioritaskan untuk membantu masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19, maka program tersebut belum bisa dieksekusi hingga saat ini.

Untuk mewujudkan kegiatan ini, Putri Puryundari menggalang dana dengan mengajukan proposal pendanaan  kegiatan yang ditujukan kepada pihak ketiga/donatur.

Yulianus, S.Sos, Penjabat Sementara (PJS) Kepala Desa Begori Periode 2020, merasa sangat terbantu dengan  program perpipaan yang dilaksanakan oleh Putri Puryundari.

“Program perpipaan air bersih tersebut sangat menjawab kebutuhan masyarakat. Program ini juga memiliki manfaat jangka panjang yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Begori, terutama kebutuhan akan air bersih yang sudah ditunggu sejak lama oleh masyarakat. Kami berterima kasih kepada Mahasiswa UKDC Surabaya, khususnya pihak pengampu kebijakan di universitas yang mendukung gerakan mahasiswa membangun desa” ujar Yulianus.

Penulis : Putri Puryundari, Universitas Katolik Darma Cendika Surabaya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved