Tuangkan Keindahan Biota Laut Lewat Gelar Cipta Karya Rias Unipa Bertajuk Miracle World: The Ocean

Dalam Gelar Cipta Karya bertajuk Miracle World: The Ocean, sebanyak 42 mahasiswa jurusan Tata Rias Unipa melaksanakan tugas akhir sebagai syarat lulus

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/luthfi husnika
Mahasiswa Tata Rias Universitas Adi Buana Surabaya atau Unipa tengah mengikuti Uji Praktik Gelar Cipta Karya bertajuk Miracle World: The Ocean di Royal Plaza Surabaya, Senin (21/6/2021) malam. 

SURYAWIKI, SURABAYA - Sebanyak 42 karakter biota laut divisualisasikan dalam body painting karya mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (Unipa), Senin (21/6/2021) malam.

Dalam Gelar Cipta Karya bertajuk Miracle World: The Ocean, sebanyak 42 mahasiswa jurusan Tata Rias Unipa melaksanakan tugas akhir sebagai syarat kelulusan.

Gelar Cipta Karya Miracle World: The Ocean ini sekaligus sebagai praktik langsung para mahasiswa semester akhir tersebut untuk terjun ke masyarakat.

"Dengan Gelar Cipta Karya ini kami harap anak-anak bisa terjun langsung untuk tidak hanya show karya mereka untuk kelulusan tapi bagaimana karya mereka bisa diterima masyarakat," ungkap Agus Ridwan, Ketua Program Studi Pendidikan Vokasi Kesejahteraan Keluarga Unipa.

Ditemui di Atrium Utama Royal Plaza Surabaya, Agus menuturkan gelaran ini merupakan mata kuliah wajib yang dikonsep semi event.

"Sebenarnya ini mata kuliah wajib, tugas akhir kelulusan yang kami konsep seperti event. Mata kuliah ini juga berbasis industri dan sosial di samping art," kata Agus.

Ia menjelaskan, Gelar Cipta Karya sendiri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk memberikan kesempatan para mahasiswa terjun langsung praktik di tengah masyarakat.

"Supaya mahasiswa bisa show kemampuan, diterima masyarakat dan melengkapi ketrampilan dalam tata rias. Tak hanya rias umum tapi juga karakter dan fantasi seperti saat ini," ujarnya.

Terkait tema yang diusung, yakni Miracle World: The Ocean yang menampilkan kekayaan alam bawah laut, Atiek Prasetyo selaku Pembimbing Matkul Gelar Cipta Karya mengaku tema tersebut pilihan para mahasiswa.

"Mahasiswa kami beri kebebasan untuk memilih tema. Harus sesuai tren dan mengangkat budaya lokal. Tahun ini bertema keindahan laut. Semua terinspirasi dari kekayaan yang ada di dalam laut," paparnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved