Mengatasi GERD dengan Rangkaian Gerakan Yoga

penderita GERD tidak dapat sembarangan memilih jenis olahraga. Olahraga yang disarankan dan patut dicoba untuk mengatasi GERD adalah yoga.

Penulis: Akira Tandika
Editor: eben haezer
(SURYA/Habibur Rohman)
Selain menjaga pola makan, penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) harus tetap melakukan olahraga agar dapat membantu stimulasi pemulihan lebih cepat. Salah satu olahraga yang disarankan dan patut dicoba untuk mengatasi GERD adalah yoga. 

SURYAWIKI, SURABAYA - Selain menjaga pola makan, penderita asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) harus tetap melakukan olahraga agar dapat membantu stimulasi pemulihan lebih cepat.

Meski begitu, penderita GERD tidak dapat sembarangan memilih jenis olahraga. Karena memang tidak semua jenis olahraga cocok bagi penderita.

Salah satu olahraga yang disarankan dan patut dicoba untuk mengatasi GERD adalah yoga.

"Karena keluhan GERD termasuk dalam sisi tubuh bagian depan, maka gerakan yoga akan lebih banyak menggerakkan backbend. Salah satu gerakan yang bisa dilakukan untuk membuka itu adalah Chikung," terang Coach Yoga Lotus Studio, Adela Ayu, dalam gelaran Summer Sparks Yoga oleh Novotel Samator Surabaya Timur.

Adela menjelaskan, dalam Traditional Chinese Medicine atau TCM, lambung berpasangan dengan limpa. Sehingga, gerakan Chikung untuk memperkuat bagian limpa dan lambung.

Dalam rangkaian yoga untuk penderita GERD, Adela memberikan setidaknya 10 gerakan yang bisa diikuti. Di antaranya, Supta Baddha Konasana, dragon pose, pigeon pose, gerakan anjaneyasana atau low lunge, high lunge, warrior 1 dan 2, gerakan arga vira bhadrasana, half moon pose, half dancer pose, dan yang terakhir adalah camel pose.

"Gerakan pertama adalah Supta Baddha Konasana yang merupakan centering awal. Gerakan ini cukup penting, apalagi saat gerd kambuh. Penderita bisa langsung menerapkan gerakan ini," tutur Adela.

Apabila GERD kambuh, lanjut Adela, penderita bisa langsung melakukan gerakan ini saja sebagai pertolongan pertama.

Gerakan Supta Baddha Konasana dilakukan dengan cara telentang serta menyatukan dua telapak kaki dan tetap menempel pada lantai.

Adela menerangkan, rangkain gerakan yoga tidak harus dilakukan dalam satu waktu. Apalagi bagi penderita gerd yang sewaktu-waktu bisa kumat.

"Dalam Yin Yoga masih bisa dilakukan meski terpisah. Misal, pasien hanya ingin melakukan pigeon pose atau dragon pose saja bisa. Atau mencoba Supta Baddha Konasana juga bisa," paparnya.

Ia mengatakan, selain dapat mengatasi GERD, melakukan yoga secara rutin juga mampu menenangkan pikiran.

"Sebenarnya, dengan rutin melakukan yoga, tubuh akan menemukan titik keseimbangannya. Selain itu, pikiran akan lebih fokus, tenang, dan lain sebagainya," imbuhnya.

Pikiran yang tenang dan fokus, lanjut Adela, dapat menjauhkan dari beragam penyakit.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved