Curhat Petugas Pemakaman Covid-19 Hadapi Stigma Dari Masyarakat

Tugas berat yang diemban petugas pemakaman jenazah Covid-19 ternyata kerap menemui tantangan. Salah satunya stigma dan penolakan dari masyarakat.

Editor: Akira Tandika
SURYA/Erwin Wicaksono
Pemakaman jenazah Covid-19 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

SURYAWIKI, MALANG - Tugas berat yang diemban petugas pemakaman jenazah Covid-19 ternyata kerap menemui tantangan. Salah satunya stigma dan penolakan dari masyarakat.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bagyo Setiono menerangkan, stigma-stigma tentang jenazah Covid-19 terkadang masih menyelimuti benak masyarakat.

"Tak dipungkiri masih ada stigma-stigma tentang pemakaman pasien Covid-19, sehingga membuat adanya penolakan," ungkap Bagyo ketika dikonfirmasi.

Menghadapi tantangan tersebut, Bagyo mengedepankan komunikasi secara persuasif kepada masyarakat.

"Saya membuat pemahaman, ibaratkan ini (jenazah) adalah saudaramu. Kami tau duka cita keluarga yang ditinggalkan," beber Bagyo yang juga menjadi koordinator sekaligus ketua regu pemakaman jenazah Covid-19.

Bagyo menegaskan, prosesi pemakaman jenazah Covid-19 dilakukan dengan protokol kesehatan secara ketat. Jenazah telah melalui proses sterilisasi di rumah sakit dan ditempatkan di peti mati. Para petugas dilengkapi dengan APD lengkap, penyemprotan desinfektan di area pemakaman dilakukan secara berkala.

"Saat prosesi pemakaman jenazah Covid-19 kami melibatkan Satpol PP, TNI, Polri, dan juga relawan lainya,” kata Bagyo.

Dari segi kesehatan para petugas pemakaman, Bagyo mengungkapkan jika para relawan secara rutin memeriksakan kondisi kesehatannya.

"Kami suplay vitamin, satu minggu sekali kami swab," ungkapnya.

Kata Bagyo, para relawan dan petugas pemakaman jenazah Covid-19 sejauh ini baik-baik saja, alias tidak terkonfirmasi positif Covid-19.

Saat pemakaman, terdapat 5 sampai 8 orang petugas pemakaman jenazah Covid-19 di setiap kecamatan.

"Sejauh ini yang sering ada pemakaman jenazah Covid-19 adalah wilayah-wilayah seperti Kepanjen, Lawang,    dan Singosari," terangnya. (Erwin Wicaksono)

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
Tags
Covid-19

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved