Tantri Dena Ambiko Sabet Best Intelegensia Duta Budaya Jatim 2021

Mahasiswa Vokasi Universitas Brawijaya (UB), Tantri Dena Ambiko meraih gelar Best Intelegensia Duta Budaya Jawa Timur 2021 pada Juni 2021 lalu.

Editor: Akira Tandika
Dok. Pribadi
Tantri Dena Ambiko, mahasiswa Vokasi Universitas Brawijaya (UB) yang meraih gelar Best Intelegensia Duta Budaya Jawa Timur 2021. 

SURYAWIKI, MALANG - Mahasiswa Vokasi Universitas Brawijaya (UB), Tantri Dena Ambiko meraih gelar Best Intelegensia Duta Budaya Jawa Timur 2021 pada Juni 2021 lalu.

Berkaca pada banyaknya kebudayaan di Tuban yang pengelolaannya masih belum maksimal, Tantri  termotivasi mengikuti Duta Budaya Jawa Timur 2021.

"Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka menjadi Best Intelegensia Duta Budaya Jawa Timur 2021. Apalagi persiapan mepet karena  berdekatan dengan UAS. Sehingga perlu fokus dan bersemangat agar bisa menyeimbangkan keduanya,” ujar mahasiswi D4 Manajemen Perhotelan 2019 tersebut.

Proses yang harus dilakukan adalah melewati  seleksi, karantina, penyisihan, tes tulis, tes bakat, dan wawancara secara daring selama satu bulan.

Kemudian dilaksanakan grand final di Hotel 88 Surabaya dan BG Junction Surabaya dengan protokol kesehatan ketat, pada beberapa waktu lalu.

“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka menjadi Best Intelegensia Duta Budaya Jawa Timur 2021. Hal tersebut disebabkan persiapan yang sangat berdekatan dengan UAS, sehingga dibutuhkan fokus dan semangat berikhtiar yang lebih untuk menyeimbangkan keduanya,” ungkapnya.

Tantri memilih mengangkat kebudayaan Tuban, karena merasa generasi muda bangsa pada era modern sedang berada di ambang melek budaya yang masih kurang masif.

Ia mencontohlan soal Batik Gedhog Tuban yang masih sering dianggap pakaian kuno.

"Sebenarnya jika didesain yang lebih modis dan elegan, maka bisa membuat kesan Batik Gedhog menjadi trendsetter," katanya.

Jika pasar merespons, maka dapat membangun UMKM perajin batik tersebut dan penjahit lokal. Karena itu dibutuhkan akulturasi budaya yang sesuai dengan era tanpa melupakan identitas Budaya Nusantara, Indonesia.

Perempuan kelahiran Madiun itu aktif mengikuti berbagai kompetisi dan meraih berbagai prestasi. Di antaranya, juara 2 Lomba Penulisan LKTI Nasional 2017, Best Favorite Duta Gemar Ikan Jawa Timur Tuban 2018, Juara 2 Kreasi Musik Band Se-Kerasidenan 2018, Juara 2 Lomba Menyanyi Solo Tembang Kenangan Tuban 2018, dan Juara Uji Cerdas Cermat Tuban 2017.

Ia berharap agar anak-anak muda terus aktif mengasah kemampuan dirinya dan tidak pernah malu mengenalkan budaya sebagai entitas bangsa.

“Kalau bukan Kita yang memulai, siapa lagi?” katanya. (Sylvianita Widyawati)

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved