Camelia Habiba, Anggota DPRD Surabaya Pertaruhkan Nyawa Jadi Relawan Pemulasaran COVID-19

Camelia Habiba Ketua Pengurus Cabang Fatayat NU Surabaya itu rela menjadi petugas pemulasaran jenazah covid-19 meski mempertaruhkan keselamatannya.

Editor: Akira Tandika
SURYA/Faiq Nuraini
Camelia Habiba, Anggota DPRD Surabaya Pertaruhkan Nyawa Jadi Relawan Pemulasaran COVID-19 

SURYAWIKI, SURABAYA - Luar biasa Camelia Habiba, anggota DPRD Surabaya. Perempuan berjilbab ini rela menghibahkan jiwa dan raganya demi menolong jenazah covid-19. 

Di saat banyak orang menjauh dan menghindari keluarga covid dengan dalih keselamatan saat pandemi, Habiba malah siap "bersahabat" dengan sumber corona. Dengan jenazah covid. 

Ketua Pengurus Cabang Fatayat NU Surabaya tersebut rela menjadi petugas pemulasaran jenazah covid-19 meski mempertaruhkan keselamatannya sendiri.

Habiba resmi jadi relawan atau Modin perempuan khusus jenazah covid di Surabaya. Anggota Fraksi PKB di DPRD Surabaya itu tak peduli meski dirinya juga pernah terpapar covid.

"Sebagai manusia tentu takut karena bisa terpapar lagi. Saya pernah terpapar covid saat menolong ibu melahirkan di IGD RSUD Soewandhie," kenang Habiba kepada Surya, Sabtu (10/7/2021).

Sebagai perempuan apalagi, takut. Tapi dia mengaku lebih takut ketika banyak Jenazah di lingkungan sekitar dibiarkan. Sebab tak ada petugas. Dampaknya akan menjadi Semakin banyak penularan dan kecemasan masyarakat.

Dia yakin dengan APD lengkap dan sesuai SOP, pemulasaran jenazah covid pasti aman. Semua proses pemulasaran dilalui dengan Prokes ketat. 

Perempuan kelahiran Surabaya 21 Mei 1982 ini menuturkan bahwa keputusan "gila" itu diambil di tengah penolakan keluarga. Habiba punya suami dan anak. Tentu mereka tidak rela Habiba terpapar covid lagi. 

Apalagi dalam situasi lonjakan covid begitu signifikan. Namun Habiba dengan perdebatan panjang berhasil meyakinkan orang terdekatnya itu. 

"Awal memang Keluarga keberatan. Apalagi saya rentan dan pernah terpapar waktu menolong melahirkan di IGD Soewandi tahun kemarin. Setelah saya jelaskan, mereka dengan berat hati mengijinkan," ucap Habiba.

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved