Penjual Jamu di Kawasan Elit Surabaya Tergerak Bagikan Bantuan Bagi Warga Isoman

Sulitnya masa pandemi membuat Jonsun Wakum mencoba membantu meringankan beban warga dengan membagikan sembako dan jamu.

Editor: Akira Tandika
SURYA/Samir Arifin
Penjual jamu di Surabaya, Jonsun Wakum bagikan paket sembako dan jamu untuk warga yang isoman. 

SURYAWIKI, SURABAYA - Situasi sulit di masa darurat pandemi seperti ini, rasa kemanusiaan dan saling membantu dijunjung tinggi. 

Hal itulah yang membuat hati seorang wirausawahan bernama Jonsun Wakum asal Surabaya tergerak untuk membantu warga sekitarnya. 

Pelaku UMKM sekaligus penerus perusahaan jamu tradisional ini mencoba membantu meringankan beban warga yang terdampak pandemi, dengan membagikan sembako dan jamu produknya kepada warga yang menjalani isolasi mandiri. 

Produk minuman herbal ini diharapkan dapat menambah imun warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Paket ini kami distribusikan lewat Ojol kepada warga yang sedang isoman. Kami juga membantu para Ojol yang bekerja di masa sulit ini,” kata pria yang membuka kedai jamu di G-Walk Surabaya Barat tersebut.

Ia menambahkan, jamu produknya ini terjamin aman karena telah terdaftar di BPOM  dengan nomor TR. No. 173604061.

"Ini terbuat dari rempah-rempah dan beberapa dedaunan khas Indonesia. Kami sejak tahun 2000 sudah terdaftar di BPOM, jadi secara legalitas kita jelas," tambahnya.

Dia berharap, dengan adanya giat sosial ini, jamu tersebut dapat meningkatkan imunitas tubuh pasien yang menjalani Isoman. 

Sebab, jamu tersebut dipercaya memiliki beberapa khasiat. 

"Kita memang fokus membantu, supaya pasien-pasien dapat menaikkan imun mereka lagi melalui jamu herbal khas Indonesia ini," tandasnya. (Samir Arifin)

Sumber: Surya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved