Digitalisasi Jadi Kunci Penting Naikkan Kelas UMKM di Era Pandemi

Pandemi menjadi kesempatan emas bagi masyarakat untuk mulai mengembangkan bisnis mereka. Baik yang masih terhitung baru maupun bisnis lama.

Penulis: Akira Tandika
Editor: Akira Tandika
Dok. Pribadi
Gelaran webinar "How to Maximize Indonesia's SME Ecosystem?", Rabu (28/7/2021), dihadiri oleh stakeholder dan pelaku UMKM yang terdapat dalam ekosistem UMKM Indonesia dan cara memaksimalkan sarana serta prasarana yang sudah tersedia. 

SURYAWIKI, SURABAYA - Pandemi menjadi kesempatan emas bagi masyarakat untuk mulai mengembangkan bisnis mereka. Baik yang masih terhitung baru maupun bisnis lama.

Namun, rupanya tak banyak masyarakat yang tahu mengenai kunci penting dalam menaikkan kelas bisnis mereka di era pandemi seperti sekarang ini.

Fixy selaku Asisten Deputi Kemitraan dan perluasan Pasar Kementerian Koperasi dan UKM mengaku cukup bangga dengan langkah yang diambil oleh pelaku UMKM di Indonesia untuk terus maju.

"Langkah besar itu akan terus didukung oleh pemerintah, dengan membantu para pelaku UMKM untuk naik kelas. Karena itu menjadi salah satu program kita," terangnya saat membuka webinar "How to Maximize Indonesia's SME Ecosystem?", Rabu (28/7/2021).

Menurut data yang dipaparkan Fixy, kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional cukup besar, meski posisinya berada di angka 60 persen. Sementara dari segi tenaga kerja di sekitar 97 persen.

Namun, kontribusi UMKM terhadap ekspor masih terhitung cukup rendah. Apabila dibuat perbandingan dengan negara-negara di ASEAN, kontribusi UMKM Indonesia berada di angka 14 persen.

"Di sinilah kita perlu menaikkan kelas UMKM," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh CEO & Co-Founder DANA Vincent Iswara. Menurutnya, UMKM di Indonesia masih kesusahan menemukan kesempatan meski telah tampak jelas di depan mata.

"Pertumbuhan banyak sekali dari sisi Digital baik dari Delivery, Shopping, ataupun Payment. Maka dari itu, Digitalisasi merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat terutama dalam masa pandemi ini," tambahnya.

Sektor UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam memajukan perekonomian di Indonesia. Maka, dibutuhkan pula sarana dan prasarana untuk membantu memanfaatkan UMKM di Indonesia.

"Peningkatan Kontribusi Ekspor sekitar 20 persen menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan UMKM. Melalui Xpora (Ekspor dan Diaspora), BNI menawarkan solusi dalam Ekosistem UMKM yang berorientasi pada Ekspor," tutur Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal.

Inovasi juga menjadi hal penting lainnya yang perlu dilakukan oleh para pelaku UMKM. Menurut Direktur Keuangan dan Corporate Service Artajasa Siti Hidayati, langkah itu bisa menjadi langkah pertumbuhan UMKM berkelanjutan.

"Karena UMKM merupakan basis penting, maka sarana dan prasarana pembayaran untuk membantu mempercepat proses payment bagi masyarakat perlu ditingkatkan," sambungnya.

Webinar "How to Maximize Indonesia's SME Ecosystem?" digelar Artajasa untuk memberikan masukan bagi para stakeholder dan pelaku UMKM yang terdapat dalam ekosistem UMKM Indonesia dan cara memaksimalkan sarana serta prasarana yang sudah tersedia.

Acara virtual yang diselenggarakan secara publik melalui zoom ini turut dihadiri oleh para penggiat UMKM sebagai target audiens, perusahaan dan organisasi terkait, juga didukung secara langsung oleh pemerintah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved