Kiat Volland Humonggio Meningkatkan Minat Olah Raga Selama Pandemi  

Aktor Volland Humonggio, yang dikenal sebagai sosok yang gemar melakukan kegiatan olah tubuh membagikan kiat mengusir rasa malas bergerak atau mager.

Editor: sulvi sofiana
SURYA
Volland Humonggio saat melakukan olahraga rutin selama pandemi 

SURYA WIKI, Surabaya -  Selama pandemi, kebiasaan di rumah saja kerap membuat lupa akan rutinitas olah raga. Padahal  Melawan rasa malas untuk beraktivitas dengan tetap aktif bergerak dan berolahraga dapat membuat tubuh lebih sehat, hal yang amat diperlukan di saat seperti sekarang ini.

Aktor Volland Humonggio, yang dikenal sebagai sosok yang gemar melakukan kegiatan olah tubuh seperti silat, capoeira, parkour, hingga kickboxing, membagikan kiat mengusir rasa malas bergerak atau mager yang banyak dialami oleh masyarakat selama pandemi.

Volland Humonggio mengatakan, rutin olahraga dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar serta dapat meningkatkan imunitas.

Tips pertama yang dilakukan Volland agar tidak mager yaitu melihat video-video lama yang memperlihatkan diri saat melakukan aktivitas olahraga ataupun saat sedang menjelajahi daerah baru saat berpetualang ternyata dapat membantu membangkitkan semangat untuk tetap bergerak.

"Coba deh, inget lagi perasaan senang saat kita berhasil menaklukkan tantangan, kenangan itu bisa membuat kita terdorong untuk bangkit dari rebahan,” tutur Volland.

Kedua, lawan rasa malas, tentukan target baru. Rasa malas harus dilawan. Bagi mereka yang gemar menaklukkan tantangan, bisa menjadikan rasa malas sebagai target yang harus dilawan.

Volland menambahkan, penting untuk memilih gadget yang tepat, yang dapat dijadikan sebagai ‘teman dalam berjuang’.

"Andalan saya dalam mencapai target latihan, tentu saja Amazfit T-Rex Pro, smartwatch tangguh ini bisa ngasih hasil evaluasi yang dipersonalisasi melalui sistem penilaian kesehatan Personal Activity Intelligence (PAI)," ungkapnya.

Teknologi PAI pada Amazfit T-Rex Pro dapat mengolah semua data yang dikumpulkan mulai dari latihan, detak jantung, dan data terlacak lainnya, untuk kemudian menampilkan nilai numerik sebagai skor evaluasi kesehatan penggunanya.

Berbekal nilai ini, pengguna dapat mengetahui pencapaian terbaiknya dan menetapkan target yang ingin dicapai selanjutnya.

Sumber: Surya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved