Muhammad Thoriq, Jauhi Keluarga Selama Jadi Relawan Covid-19

Muhammad Thoriq adalah dokter muda yang menjadi relawan Covid-19 di RSUD Dr Soetomo setelah menyelesaikan program kerja lapangan selama dua tahun.

Editor: sulvi sofiana

SURYA WIKI, Surabaya – Muhammad Thoriq adalah dokter muda yang menjadi relawan Covid-19 di RSUD Dr Soetomo setelah menyelesaikan program kerja lapangan selama dua tahun (koas).

Untuk menjamin keselamatan oang tuanya, ia memilih tinggal jauh dari keluarganya selama menjadi relawan.

Alumnus SMAN 4 Surabaya ini menjadi relawan Covid-19 di RSUD Dr Soetomo sejak 12 Juli lalu bersama 19 dokter yang lain.

Thoriq bersama rekan-rekannya berinisiatif menjadi relawan atas inisiatif sendiri.

"Kami melihat para guru dan senior kami berjuang sebegitu hebat masak kami diam saja. Karenanya kami juga ingin membantu," terangnya usai mengikuti Pelantikan Dokter di Aula FK Unair, Rabu (4/8/2021).

Iapun bertugas di IGD dan triase RSUD Dr Soetomo, dan harus tinggal di mess yang disediakan rumah sakit.

Meskipun ia tinggal di Surabaya tetapi ia memilih berjauhan dengan orang tuanya demi keamanan.

Thoriq tak menampik ia merasakan kekhawatiran selama bertugas di tengah angka positif Covid-19 yang tinggi, apalagi dari keluarganya juga takut saat ia memutuskan menjadi relawan.

Namun ia memegang keyakinan untuk mengabdi sebagai dokter.

Serta menerapkan protokol kesehatan dan manajemen stress yang baik.

"Kami sering ngobrol dan sharing dengan teman-teman yang lain di mess untuk menekan stress bekerja. Meskipun satu rumah, tetapi kami memilih berkomunikasi lewat zoom," ujarnya.

Protocol kesehatan yang ditegakkan antar rekannya diakui Thoriq tak lepas dari 4 diantara dokter relawan yang terpapar Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri di mess.

"Namun kembali lagi, kita-kira yang muda ini meski terpalar, sembuhnya akan cepat. 14 hari isolasi sudah pulih. Beda cerita dengan yang sudah tua dan memiliki komorbid. Maka dari itu kami yang muda harus mau berjuang membantu," tambahnya.

Iapun bercerita, masa-masa terberat pengabdian ada di awal Juli. Di mana tingkat positivity rate masih tinggi.

Dalam satu shift, menurutnya, pasien Covid-19 yang datang di RSUD Dr Soetomo bisa di atas 100 orang.

Namun ia bersyukur, saat ini pasien yang masuk mulai berkurang karena pasien sudah banyak tertangani di tingkat puskesmas dan fasilitas pelayanan Covid-19 baru yang disiapkan Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim.

Dekan FK Unair, Prof dr Budi Santoso SpOG mengatakan, Thoriq merupakan salah satu dokter muda yang dilantik pekan ini.

”Total ada 193 dokter muda yang dilantik. Hari ini (Rabu, 5/8/2021) 96 dokter muda. Yang ikut offline 20 dokter muda,” katanya.

Prof Busi menuturkan, 20 dokter muda yang mendapat kesempatan dilantik secara offline tersebut merupakan peserta didik yang aktif dalam membantu penanganan Covid-19.

Baik sebagai edukator, vaksinator, maupun merawat pasien langsung di RSUD dr Soetomo dan Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA).

Ikuti kami di
KOMENTAR
1409 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved