Tak Perlu Cemas, Perhatikan Hal Ini Saat Ibu Hamil Akan Vaksin Covid-19

Ibu hamil telah mendapat rekomendasi vaksin Covid-19 oleh Kemenkes dan BPOM.

Editor: sulvi sofiana
Canva
Ilustrasi vaksin ibu hamil 

SURYA WIKI, Surabaya - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan surat edaran bahwa ibu hamil boleh menerima vaksin Covid-19. 

Keluarnya surat edaran ini berdasarkan berbagai pertimbangan, terutama perkembangan kasus Covid-19 yang terus meningkat. Selain itu, kasus positif Covid-19 pada ibu hamil juga meningkat.

Menurut Kemenkes RI, wanita hamil memiliki peningkatan risiko bergejala berat apabila terinfeksi Covid-19. Ditambah lagi, jika wanita hamil memiliki penyakit penyerta, maka risikonya akan semakin tinggi.

Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) juga telah menyepakati pelaksanaan vaksin untuk ibu hamil.

Ketua Satgas Covid POGI Surabaya, dr Muhammad Ardian CL SpOG(K)-Obginsos MKes mengungkapkan BPOM juga sudah memasukan daftar rekomendasi vaksin Covid-19 yang dapat diberikan kepada ibu hamil.

Ia memaparkan, vaksin tersebut yaitu Pfizer, Moderna, Astra Zeneca, Sinovac, dan Sinopharm.

Sehingga ibu hamil bisa mengikuti prosedur vaksin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ibu hamil saat vaksin Covid-19 :

Pahami Syarat Vaksin

Dokter Ardian mengungkapkan sebelum vaksin, ibu hamil harus mengetahui syarat vaksin. Yaitu usia kehamilan yang sudah pada semester 2 dan 3, untuk ibu hamil semester 1 belum diizinkan untuk vaksin.

"Ibu hamil yang tidak boleh divaksin yang sedang mengalami tanda-tanda preeklampsia berat. Yang lain tidak ada masalah. Kontraindikasinya sama persis dengan kelompok yang tidak hamil,"ujar pria yang menjbt sebagai Manajer Pelayanan Medis RS Universitas Airlangga (RSUA).

 

Tidak Perlu Panik

Kemudian ibu hamil tidak perlu panik mendatangi fasilitas kesehatan atau dokter Obgyn untuk minta surat layak vaksin.

"Ibu hamil bisa datang ke faskes yang dituju untuk diberikan layanan vaksin,"tegas dosen Fakultas Kedokteran Unair ini.

 

Efek Samping Pasca Vaksin

Dikatakan dokter Ardian efek samping pasca vaksin pada ibu hamil bisa terjadi. Namun, efek samping ini biasanya seperti demam ringan atau gejala flu.

"Cukup istirahat dan minum parcetamol. Karena jenis vaksin yang diberikan Kemenkes aman untuk diberikan pada ibu hamil,"urainya.

 

Jalani Isolasi Mandiri

Kemudian, pasca vaksin sebaiknya ibu hamil tetap menjalankan protokol kesehatan, dan tetap menjalani isolasi mandiri untuk mencegah penularan.

"Karena setelah vaksin juga masih ada resiko tertular meskipun dengan gejala ringan. Jadi sebaiknya ibu hamil menjalani isoman untuk menjaga kehamilannya,"pungkasnya.

 

(Sulvi Sofiana)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1415 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved